radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Kamis, 19 Februari 2026

Mutu Pendidikan Malut Akan Diperkuat, Program Revitalisasi Menanti

RadarTimur.id, Ternate — Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) dalam meningkatkan kualitas pendidikan kembali mendapat titik terang.

Gubernur Sherly melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Malut Abubakar Abdullah, terus mendorong dukungan pendanaan dari pemerintah pusat guna memperkuat sarana dan mutu pembelajaran di seluruh wilayah provinsi.

Sejumlah persoalan mendasar seperti keterbatasan fasilitas sekolah dan lainnya telah disampaikan Pemprov Malut kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Harapannya, Maluku Utara bisa ikut memperoleh bagian dari program revitalisasi sekolah yang tahun ini dianggarkan sebesar Rp14,5 triliun.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, saat melakukan kunjungan ke SMK Negeri 1 Ternate sekaligus memantau pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik Siswa (TKAS), Senin (3/11/2025), menyampaikan bahwa alokasi revitalisasi sekolah akan diprioritaskan untuk pemerataan kualitas layanan pendidikan, khususnya di daerah yang masih tertinggal.

“Daerah yang memiliki tantangan besar baik dari sisi infrastruktur maupun kualitas layanan pendidikan tetap menjadi perhatian kami. Maluku Utara dapat mengajukan dukungan revitalisasi dengan menyertakan data kondisi riil di lapangan, termasuk sekolah yang mengalami kerusakan berat atau kekurangan sarana,” ujar Suharti.

Menurut Suharti, peluang Malut untuk diprioritaskan dalam program revitalisasi sekolah tetap terbuka lebar, namun bergantung pada kesiapan pemerintah daerah dalam menyusun peta kebutuhan pendidikan yang komprehensif dan argumentatif.

“Kementerian sangat terbuka. Selama usulan didukung data yang jelas dan menunjukkan kebutuhan mendesak, Maluku Utara memiliki peluang kuat untuk mendapatkan dukungan,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi harapan baru bagi Pemprov Malut, di tengah kekhawatiran akan pemangkasan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) yang berpotensi menghambat pembangunan fasilitas pendidikan, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.

Kepala Dikbud Malut, Abubakar Abdullah, mengapresiasi komitmen Kemendikdasmen dan menyambut baik arahan yang disampaikan.

“Kunjungan dan pernyataan Ibu Sekjen Kemendikdasmen menjadi penguatan moral bagi kami untuk terus memperjuangkan peningkatan mutu pendidikan di Maluku Utara. Kami siap menyiapkan data kebutuhan secara menyeluruh dan terukur,” katanya.(red)