radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Kamis, 19 Februari 2026

Camat Gane Barat Bantah Laporkan Warga Saketa, Tegaskan Hanya Minta Pengamanan Pembukaan Palang Kantor

RadarTimur.id, Halmahera Selatan – Polemik terkait aksi demonstrasi di Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat, Halmahera Selatan, kembali mencuat setelah muncul pernyataan dari Ketua Bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (SDA-LH) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bacan.

Dalam keterangannya, disebutkan Camat Gane Barat, Ikram M. Zen, telah melaporkan sejumlah warga setempat ke pihak kepolisian usai aksi yang digelar untuk menyampaikan tuntutan keadilan.

Namun, Camat Ikram dengan tegas membantah klaim tersebut. Dia menegaskan, sama sekali tidak membuat laporan yang bertujuan memproses warga secara hukum.

Menurutnya, langkah yang diambil hanyalah sebatas permintaan bantuan kepada pihak kepolisian untuk melakukan pengamanan saat pembukaan palang yang dipasang oleh massa aksi di kantor kecamatan.

“Perlu saya luruskan. Saya tidak pernah melaporkan warga untuk diproses. Yang kami lakukan hanyalah meminta bantuan aparat agar palang di kantor bisa dibuka, karena telah menghambat pelayanan kepada masyarakat,” terang Ikram kepada wartawan, Kamis (6/11/2025).

Menurutnya, aksi demonstrasi merupakan hak setiap warga negara dan dijamin oleh konstitusi. Karena itu, tidak ada alasan bagi pemerintah kecamatan untuk mengkriminalisasi warga yang menyuarakan aspirasinya.

“Demonstrasi itu bukan kejahatan. Itu hak politik rakyat yang dijamin undang-undang. Saya paham itu, sehingga tudingan bahwa kami melaporkan warga jelas tidak benar dan harus diluruskan,” ujarnya.

Ikram menjelaskan, kantor kecamatan merupakan pusat pelayanan administrasi yang menyentuh kepentingan masyarakat luas. Ketika akses pelayanan terganggu akibat adanya palang, maka pemerintah memiliki kewajiban untuk memastikan pelayanan kembali berjalan, tanpa harus menghilangkan ruang dialog.

“Kami tetap terbuka dan siap berdialog. Saya justru berharap setiap persoalan bisa diselesaikan lewat komunikasi, bukan aksi yang mengganggu pelayanan publik,” tambahnya.

Lebih jauh, Ikram menyampaikan harapannya agar situasi sosial di wilayah Gane Barat tetap kondusif. Sehingga semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, diingatkan agar menempatkan kepentingan umum di atas kepentingan kelompok.

“Menjaga hubungan sosial itu sangat penting. Kita semua satu wilayah, satu masyarakat. Saya berharap semua pihak menahan diri, mengedepankan musyawarah, dan menghormati prosedur dalam penyelesaian masalah,” tutupnya.(red)