radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Kamis, 19 Februari 2026

Bupati Halut Tinjau Pelabuhan Tobelo, Matangkan Persiapan Masuknya Kapal Pelni KM Tatamailau

RadarTimur.id, Halut – Menjelang beroperasinya kapal Pelni KM Tatamailau di Pelabuhan Tobelo pada awal tahun 2026, Bupati Halmahera Utara (Halut) Piet Hein Babua bersama jajaran Forkopimda turun langsung melakukan monitoring kesiapan Pelabuhan UPP Kelas I Tobelo, Rabu (19/11/25).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspek teknis dan pendukung telah siap sebelum trayek baru tersebut resmi berjalan.

Turut mendampingi Bupati dalam monitoring tersebut, Ketua DPRD Halut Christina Lesnussa, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donald M.L Gaol, Kapolres Halut AKBP Elrikson Pasaribu, Kasi Intel Kejari Halut Rizky Septrianada, KTU UPP Kelas I Tobelo Noh Said, Kasi Lala Djunaedy, Kasi Syahbandar Harmianto, serta pimpinan OPD terkait.

Bupati Piet mengungkapkan bahwa Pemda Halut sudah mengajukan permohonan resmi ke Kementerian Perhubungan dan menggelar pertemuan langsung dengan Direktur Lalu Lintas hingga Wakil Menteri Perhubungan.

Hasil koordinasi tersebut menghasilkan persetujuan awal agar kapal KSO Pelni termasuk KM Tatamailau dapat menyinggahi Pelabuhan Tobelo pada 2026.

“Sebagai tindak lanjut, Pemda Halut telah menandatangani surat pernyataan kesanggupan untuk memenuhi berbagai persyaratan teknis. Mulai dari peningkatan fasilitas terminal penumpang, penyediaan dua bus antar dermaga, ketersediaan air bersih, operasional sampah, hingga kesiapan tangga kapal,” jelasnya.

Bupati Piet menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka terhadap kehadiran berbagai tipe kapal. “Kapal apa saja bisa masuk, yang terpenting Pelabuhan Tobelo dapat menjadi rute tetap, terutama jalur Tobelo–Ambon,” tegasnya.

Kasi Lala UPP Kelas I Tobelo, Djunaedy, mengapresiasi langkah cepat dan koordinasi intens yang dibangun oleh Bupati dengan Kementerian Perhubungan. Tim Monitoring Pusat bahkan telah turun mengecek kondisi pelabuhan dan menghasilkan enam poin kesimpulan, salah satunya menyatakan Pelabuhan Tobelo layak dijadikan pelabuhan singgah kapal Pelni.

Sementara itu, KTU UPP Kelas I Tobelo, Noh Said, menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah, “Apa yang disampaikan Bupati sangat benar. Apapun jenis kapalnya, yang terpenting dapat masuk dan melayani kebutuhan transportasi masyarakat Halmahera Utara. Warga kita butuh kapal besar dengan rute tetap,” ujarnya.

Noh Said juga memaparkan trayek yang direncanakan untuk KM Tatamailau:

Trayek A:

Bitung – Tidore – Tobelo – Sorong – Fakfak – Kaimana – Tual – Dobo – Timika – Dobo – Tual – Kaimana – Fakfak – Sorong – Tobelo – Tidore – Bitung

Trayek B:

Bitung – Tidore – Tobelo – Sorong – Fakfak – Kaimana – Tual – Dobo – Timika – Dobo – Tual – Kaimana – Fakfak – Sorong – Tobelo – Tidore – Bitung.(kro)