Kunker Komisi II DPRD Morotai Tinjau Lokasi Kampung Nelayan di Tiga Desa
RadarTimur.id, Morotai – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Morotai melalui Komisi II melakukan kunjungan kerja ke tiga desa untuk memastikan calon pengusulan Kampung Nelayan. Desa yang dikunjungi adalah Koloray, Galo-Galo, dan Ngele-Ngele.
Anggota DPRD yang hadir antara lain Ketua Komisi II Suhari Lohor, Muhammad Akbar Mangoda, Muhammad Rifai Malase, dan Sukri Mandea.
Ketua Komisi II, Suhari Lohor, menyampaikan bahwa dalam sosialisasi bersama masyarakat, penyediaan lahan minimal 0,5 – 1 hektare untuk pendirian Kampung Nelayan dan pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan persyaratan utama program.
“Respons pemerintah desa di tiga wilayah tersebut dinilai sangat baik. Mereka menyatakan siap memenuhi seluruh persyaratan agar desa mereka diusulkan sebagai Kampung Nelayan pada 2026,” ujar dia.
Dia juga mengatakan, empat desa telah ter-input dalam usulan Bappeda tahun berjalan. Meski kuota program Kampung Nelayan mencapai 2.000 desa untuk Maluku dan Maluku Utara, peluang bagi Pulau Morotai tetap terbuka lebar.
“Tiga desa di pulau depan Daruba ini memiliki potensi besar di sektor perikanan, budidaya rumput laut, dan sumber daya ikan. Pemerintah kabupaten diharapkan memberi perhatian serius melalui program pembinaan DKP,” lanjutnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, selain sosialisasi dan dukungan pembiayaan, kesiapan lahan menjadi kunci. Sebelumnya, Dana Desa tidak dapat digunakan untuk pembebasan lahan, namun aturan ini telah direvisi. Kini Dana Desa bisa dipakai untuk pembebasan lahan sepanjang ada musyawarah desa, yang mendorong antusiasme pemerintah desa dalam memajukan wilayah melalui program Kampung Nelayan.(ksm)
