Banjir ROB Rendam Desa Jorjoga, Asesor Pendidikan Terjebak Genangan
RadarTimur.id, Pulau Taliabu — Cuaca tak menentu di awal Desember kembali membawa dampak serius bagi warga pesisir. Desa Jorjoga, Kabupaten Pulau Taliabu, sejak beberapa hari terakhir dilanda banjir ROB akibat naiknya air laut ke wilayah pemukiman.
Genangan yang terus berlangsung membuat warga cemas dan memilih bertahan hingga air surut.
Masyarakat Desa Jorjoga berharap Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu segera turun tangan memberikan bantuan dan penanganan darurat.
“Warga panik, takut jangan sampai ada korban. Kami sangat berharap ada respon cepat dari pemerintah,” ungkap Sunaidin, salah satu warga, Jumat (5/12/2025).
Situasi ini juga menghambat aktivitas pendidikan. Dua asesor pendidikan dari Provinsi Maluku Utara yang tengah bertugas melakukan asesmen mutu sekolah di Desa Jorjoga dan Desa Tanjung Una terpaksa melepas sepatu dan menggulung celana hingga lutut demi menghindari basah saat menembus banjir.
“Saya berharap pemerintah kabupaten segera mengambil langkah pencegahan. Jangan tunggu ada korban baru bertindak,” ujar Taufik Abdullah, Asesor Pendidikan Dasar dan Menengah Provinsi Maluku Utara, yang saat ini bertugas di Taliabu.
Hingga berita ini diturunkan, banjir ROB masih berlangsung. Warga setempat, termasuk para pemuda desa, terus menyuarakan harapan agar Pemkab Pulau Taliabu memberikan perhatian dan bantuan.
“Semoga banjir ini segera ditangani. Kami butuh kehadiran pemerintah,” harap Sunaidin, pemuda asal Desa Jorjoga.(red)
