radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Rabu, 18 Februari 2026

Bupati Halut Dorong Pemprov Prioritaskan Jalan Galela–Loloda

RadarTimur.id, Ternate – Bupati Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Piet Hein Babua, menghadiri Forum Kepala Daerah se-Provinsi Maluku Utara yang dipimpin langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Djoanda Laos. Kegiatan tersebut berlangsung di Gamalama Ballroom Hotel Ternate, Rabu (17/12/2025).

Dalam forum tersebut, Bupati Piet Hein Babua secara tegas meminta Gubernur Maluku Utara agar memprioritaskan pembangunan ruas jalan provinsi di Kecamatan Loloda Utara, khususnya jalan Galela–Loloda yang selama ini menjadi sorotan dan kritik publik.

Menurut Piet, kondisi jalan tersebut kerap dijadikan isu yang seolah-olah mencerminkan kurangnya perhatian Pemerintah Kabupaten Halut terhadap wilayah Loloda.

“Dari sejumlah program provinsi yang diperuntukkan bagi Kabupaten Halmahera Utara, saya secara khusus meminta kepada Ibu Gubernur agar jalan Galela–Loloda harus segera diselesaikan,” tegas Bupati Piet Hein Babua.

Selain itu, Bupati Halut juga meminta perhatian Pemerintah Provinsi terhadap ruas jalan perbatasan Kabupaten Halmahera Utara dan Kabupaten Halmahera Barat, tepatnya dari Desa Roko, Kecamatan Galela, menuju Desa Nolu.

“Ruas jalan ini merupakan wilayah perbatasan antara Kabupaten Halmahera Utara dan Kabupaten Halmahera Barat, sehingga perlu menjadi perhatian serius. Termasuk penyelesaian batas wilayah yang juga sangat penting. Kami sudah bertemu pihak Kemendagri dan disarankan agar penyelesaiannya dikembalikan ke provinsi,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Maluku Utara, Sherly Djoanda Laos, menyampaikan bahwa pada tahun anggaran mendatang, sejumlah pembangunan fisik di Kabupaten Halmahera Utara akan mulai dikerjakan. Di antaranya pembangunan jalan Galela–Loloda serta ruas jalan dan jembatan dari Tolabit menuju Tokoreba Tua.

“Untuk rekonstruksi jalan ini sudah dianggarkan pada tahun 2026 dengan target penyelesaian tahun 2027. Proses tender direncanakan pada Desember ini, dan mudah-mudahan penandatanganan kontrak dapat dilakukan Januari 2026 sehingga pekerjaan bisa segera dimulai,” ungkap Gubernur Sherly.

Dia juga berharap tidak ada kendala dalam pelaksanaan seluruh program yang telah dianggarkan agar dapat berjalan sesuai rencana.(red)