radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Selasa, 17 Februari 2026

Bupati Halut dan Wagub Tinjau Lokasi Banjir Loloda Utara

RadarTimur.id, Halut – Bupati Halmahera Utara (Halut), Piet Hein Babua, bersama Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Utara, Sarbin Sehe, didampingi unsur Forkopimda, meninjau langsung lokasi banjir di Desa Doitia, Kecamatan Loloda Utara, Sabtu (17/1/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kondisi warga pascabanjir besar yang terjadi pada Rabu, 7 Januari 2026.

Setibanya di lokasi, rombongan meninjau titik penyumbatan aliran Sungai Doitia yang diduga menjadi penyebab utama banjir hingga merendam permukiman warga.

Selain itu, Bupati dan Wagub juga berdialog dengan masyarakat di Gereja Maranatha serta mengunjungi sejumlah posko, di antaranya posko pengungsian, posko logistik, MBG, dan posko layanan kesehatan.

Bupati Piet Hein Babua mengatakan, pemerintah daerah tengah mempersiapkan penanganan lanjutan dengan mendatangkan alat berat untuk normalisasi Sungai Doitia, serta sungai di Desa Asimiro dan Worimoi.

Pengangkutan alat berat direncanakan menggunakan kapal LCT, meski hingga saat ini masih terkendala akses transportasi, “Penanganan darurat sudah berjalan dan akan berlanjut ke tahap konstruksi. Rumah warga yang rusak akan diperbaiki, termasuk membangun rumah baru bagi yang hilang akibat banjir,” ujar Piet Hein.

Dia juga menyampaikan bahwa bantuan pangan berupa beras telah disalurkan ke sejumlah desa di Loloda Utara, dengan dukungan dua kapal untuk mempercepat distribusi logistik.

Untuk mengatasi keterbatasan akses laut dan darat, Pemkab Halut telah berkoordinasi dengan pihak Pelabuhan Tobelo agar KM Rajawali kembali melayani rute Tobelo–Loloda mulai Rabu, 21 Januari 2026.

Kehadiran kapal tersebut diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian, kebutuhan pokok, serta memulihkan aktivitas sosial ekonomi masyarakat Loloda Utara.

Pada kesempatan itu, Piet Hein juga menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, Satpol PP, PMI, BPBD, dan seluruh OPD yang terlibat dalam penanganan bencana. Berkat kerja cepat dan sinergi semua pihak, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, Wagub Sarbin, menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak bencana untuk memastikan pelayanan dan bantuan berjalan maksimal.

“Normalisasi Sungai Doitia harus segera dilakukan agar air tidak kembali meluap ke permukiman warga. Koordinasi tanggap darurat dengan OPD teknis terus dipercepat,” kata Sarbin di lokasi bencana.(kro)