Kelompok Apotek Tani Morotai Siap Kolaborasi dengan Pemkab, DPRD dan Polri Dukung Swasembada Jagung
RadarTimur.id, Morotai – Sinergi antara Kelompok Apotek Tani Kecamatan Morotai Selatan bersama Pemerintah Daerah, DPRD, dan Polres Pulau Morotai semakin diperkuat pada awal 2026 guna mendukung program swasembada pangan nasional, khususnya komoditas jagung pipil.
Penanaman perdana jagung pipil yang berlangsung di Desa Pilowo, Kecamatan Morotai Selatan, Jumat (14/2/2026), ditargetkan pada lahan seluas 6 hektare sebagai tahap awal pengembangan.
Ketua Kelompok Apotek Tani Morotai Selatan, Muhammad Sofyan Tomagola, menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas petani, mulai dari alat mesin pertanian, pupuk, bibit, hingga sarana produksi lainnya.
“Kami mohon kepada Pemerintah Daerah untuk mendorong alokasi anggaran guna membantu masyarakat tani di Kabupaten Morotai,” ujar Sofyan.
Dia berharap pemerintah hadir mengatasi keterbatasan bibit, obat-obatan, serta sarana produksi agar produktivitas tanaman meningkat dan target pascapanen tercapai. Selain itu, petani juga meminta kebijakan yang efektif dan tepat sasaran agar nilai jual hasil panen memenuhi standar pasar yang menguntungkan.
“Keberhasilan masyarakat petani sangat bergantung pada kehadiran dan dukungan pemerintah. Kami berharap kebutuhan petani dapat diprioritaskan demi meningkatkan ketahanan pangan di Pulau Morotai,” tegasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan dan anggota DPRD Pulau Morotai, di antaranya Ketua DPRD Muhamad Rizky, Wakil Ketua II DPRD Erwin Sutanto yang juga Koordinator Komisi II Bidang Pertanian, serta anggota Komisi II Muhammad Akbar Mangoda dan Muhammad Rifai Malase.
Ketua DPRD Muhamad Rizky menyatakan dalam waktu dekat pihaknya bersama Komisi II akan memanggil Dinas Pertanian untuk membahas penganggaran sektor pertanian.
“Sektor pertanian membutuhkan sarana dan prasarana memadai, mulai dari alat mesin pertanian, bibit, pupuk hingga sumur bor. Namun itu juga harus diimbangi dengan SDM yang handal, termasuk mendorong keterlibatan petani milenial,” ujarnya.
Menurut Rizky, sektor pertanian sangat penting dikembangkan karena menyangkut ketahanan pangan daerah. Tanpa petani, Morotai berpotensi menghadapi krisis pangan.
“Kami siap memperjuangkan aspirasi petani untuk memajukan sektor pertanian di Morotai,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perkebunan (DPKP) Pulau Morotai yang diwakili Sekretaris DPKP Djailani Rahawarin serta Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPH-BUN) Andi Muhammad Rizki, turut menghadiri penanaman perdana tersebut.
Andi Muhammad Rizki mengapresiasi inisiatif Kelompok Apotek Tani sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah.
“Penanaman jagung ini melibatkan semua pihak, tidak hanya institusi pertanian, tetapi juga Polres Pulau Morotai hingga TNI. Saat ini pemerintah memang fokus pada pelaksanaan tanam jagung,” jelasnya.
Dia menambahkan, Dinas Pertanian dan Perkebunan Pulau Morotai telah melakukan berbagai langkah strategis melalui koordinasi lintas stakeholder di bawah arahan Bupati Rusli Sibua dan Wakil Bupati Rio Cristian Pawane.
Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh 6 kecamatan dan 88 desa di Morotai bergerak serempak mendukung program swasembada jagung.
“Program ini tidak hanya meningkatkan produksi jagung pipil, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan. Mari bersama-sama mendukung program yang bermanfaat ini,” pungkasnya.
Kegiatan tanam perdana juga dihadiri jajaran Polres Pulau Morotai, di antaranya Kabag SDM N. Muman serta Kapolsek Morotai Selatan Kompol Safrudin Dfafar. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya ketahanan pangan berkelanjutan di Pulau Morotai.(ksm)
