36 Juta Dana PIP Diduga Ditilep Mantan Kepsek SMA di Morotai
RadaraTimur.id, Morotai – Mantan Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 4 Pulau Morotai, Ahmad Umar, diduga menyalahgunakan dana Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp36 juta milik 20 siswa yang berhak menerima bantuan.
Dugaan ini menguat setelah sejumlah wali siswa melaporkan bahwa dana PIP telah dicairkan, namun tak pernah sampai ke tangan para penerima.
Seorang wali siswa asal Desa Pangeo, Kecamatan Morotai Jaya, mengaku heran karena hingga kini anaknya belum menerima bantuan tersebut.
“Siswa berhak menerima dana itu, tapi sampai sekarang belum ada,” ujarnya, Minggu, 23/11/2025.
Saat dikonfirmasi, Ahmad Umar membantah melakukan penggelapan tapi mengakui bahwa dana PIP sempat digunakan, namun menyebut hal itu sebagai kebijakan sekolah saat dirinya masih menjabat.
“Uang itu bukan saya kase penggelapan, tetapi ada kebijakan sekolah yang saya ambil waktu masih Kepsek. Ada kegiatan sekolah sehingga dipakai dulu karena operasional terlambat,” jelasnya.
Dia pun menegaskan siap bertanggung jawab dan berjanji akan mengembalikan dana tersebut secara bertahap.
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 4 Pulau Morotai, Fadli M. Nur, membenarkan adanya 20 siswa penerima PIP yang dananya dicairkan pada masa kepemimpinan Ahmad Umar, namun tidak diterima siswa, termasuk buku rekeningnya.
Daftar 20 siswa penerima PIP yang belum menerima dana diantaranya, Iswan Seng, Putrida Nono, Abdin Mustika, Safril Jurtulis, Irzal Jurtulis, Safdi Banuri, Wandi Syukur, Sakila Eteke, Jamaria Do Kader, Kuraisin Puni, Siti Sara Dina Martora, Riyandi Soleman, Amus Puni, Nifatin Rajuna, Erwin Jurtulis, Saldi Soleman, Marta Haumad, Edo Nono, Nahrila Golongi dan Ajril Abdul Rahman.
Fadli pun memastikan bahwa sejak ia memimpin, pencairan PIP dilakukan langsung kepada siswa penerima.
“Di masa Ahmad Umar, 20 siswa diketahui sudah cair tetapi belum sampai ke tangan siswa. Di masa saya sebagai PLT, 7 siswa yang dicairkan dan sudah diterima langsung oleh siswa,” ujarnya.
7 Siswa yang Sudah Menerima PIP di Masa Plt Fadli M. Nur yaitu Aswir Seng, Arifin Hi. Hasan, Monalisa Randongkir, Ijwan Martora, Safar Mahmud, Sursi Puni dan Adit Puni.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah masih menunggu realisasi pengembalian dana oleh Ahmad Umar agar seluruh siswa dapat memperoleh hak pendidikan mereka sebagaimana mestinya.(ksm)
