Safrudin Boy Terpilih Nahkodai PC GP Ansor Pulau Morotai
RadarTimur.id, Morotai – Konferensi Cabang (Konfercab) II Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pulau Morotai resmi digelar di Aula Hotel Perdana Darame, Jumat–Sabtu (28–29/11/2025).
Mengusung tema “Gerakan Pemuda Ansor Satu Barisan Membangun Negeri”, forum ini menjadi momentum strategis dalam menentukan arah organisasi empat tahun ke depan.
Kegiatan dihadiri Sekda Pulau Morotai, Kepala Bappeda, jajaran pengurus NU, badan otonom, tokoh masyarakat, serta perwakilan Pimpinan Wilayah GP Ansor Maluku Utara. Seluruh PAC dan PR GP Ansor se-Morotai mengikuti rangkaian sidang secara penuh.
Ketua PC GP Ansor Morotai masa khidmat 2019–2025, Iswan Ali, dalam sambutan purna tugasnya mengungkapkan rasa syukur atas kebersamaan dan kerja kolektif para kader selama enam tahun terakhir.
“Ansor sudah lama hadir di Morotai dan turut memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Semoga kepemimpinan yang baru dapat membawa organisasi ini semakin solid dan bermanfaat bagi umat, masyarakat Morotai, dan Indonesia,” ujarnya.
Melalui proses sidang yang berlangsung demokratis dan dinamis, forum akhirnya menetapkan Safrudin Boy sebagai Ketua PC GP Ansor Morotai masa khidmat 2025–2029. Penetapan dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat yang berakhir pada Jumat malam pukul 00.30 WIT.
Wakil Ketua Wilayah GP Ansor Maluku Utara, Mutakim Jamal, mewakili Ketua Wilayah, menegaskan bahwa GP Ansor saat ini bergerak dalam bidang usaha yang selaras dengan kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya di sektor ketahanan pangan dan ekonomi.
“Kami baru saja memanen jagung sebagai upaya penguatan pangan di Maluku Utara. Ini merupakan inisiatif besar melalui Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) dan Gerakan Patriot Ketahanan Pangan, yang diresmikan langsung oleh Ketua Umum PP GP Ansor H. Addin Jauharudin,” jelasnya.
Sementara itu, Sekda Pulau Morotai Muhammad Umar Ali, mewakili Bupati Pulau Morotai, menyampaikan bahwa tema Konfercab kali ini sangat relevan dengan arah pembangunan daerah.
“Morotai membutuhkan kolaborasi yang kokoh antara pemerintah, organisasi kepemudaan, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat. Ansor memiliki rekam jejak panjang sebagai garda moderasi, penjaga toleransi, dan pencetak kader muda yang tangguh,” ucapnya.
Umar menegaskan bahwa Pemerintah Daerah selalu membuka ruang seluas-luasnya bagi GP Ansor untuk bersinergi dalam pembangunan, termasuk di sektor pendidikan, sosial kemasyarakatan, pemberdayaan pemuda, dan ekonomi kreatif.
“Saya berharap konferensi ini menghasilkan keputusan yang terbaik, visioner, dan mampu mengemban amanah organisasi empat tahun ke depan,” tutupnya.(ksm)
