radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Rabu, 18 Februari 2026

Mantan Bupati Hein Namotemo Wafat, Halut Berduka

RadarTimur.id, Halut – Kabar duka menyelimuti Halmahera Utara (Halut). Mantan Bupati Halut dua periode, Hein Namotemo, wafat di RSUD Tobelo pada Jumat (05/12/25) sekitar pukul 09.10 WIT.

Informasi ini cepat menyebar dan membuat warga terkejut, mengingat sosok Hein dikenal luas sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat.

Sejumlah keluarga, kerabat, dan warga berbondong-bondong menuju RSUD Tobelo untuk memastikan kabar tersebut. Suasana haru pun pecah ketika pihak keluarga menyampaikan bahwa Hein Namotemo telah menghembuskan napas terakhir.

Menurut keterangan salah satu ponakan, almarhum sebelumnya terjatuh di kamar mandi.

“Saat dilarikan ke RSUD, Om Hein sudah tidak sadar. Dokter langsung menangani begitu tiba di rumah sakit, namun tidak ada tanda-tanda kehidupan. Diduga sekitar pukul 09.10 WIT beliau menghembuskan napas terakhir,” ungkapnya dengan suara bergetar.

Hein Namotemo adalah salah satu tokoh penting di Halmahera Utara. Menjabat sebagai Bupati Halut selama dua periode, 2005–2010 dan 2010–2015. Kepemimpinannya dikenang kuat oleh masyarakat, terutama kontribusinya dalam pembangunan daerah pada masa awal pemekaran kabupaten.

Almarhum wafat pada usia 66 tahun. Meninggalkan tiga orang anak: Anne, Boby, dan Chris, serta dua cucu, Abel dan Gisel. Istri beliau, Joice Duan, telah lebih dulu berpulang pada 11 Juli 2025.

Rekam Jejak dan Pengabdian

Sebelum memimpin Halut, almarhum terlebih dahulu berkarier sebagai birokrat perencanaan pembangunan:

• Kepala Seksi Pembangunan Dunia Usaha, Bappeda Tk II Maluku Utara (1990–1992)

• Kepala Bidang Ekonomi, Bappeda Tk II Maluku Utara (1998–1999).(cro)