4 Pelaku Judi Bingo Ditangkap di Kampung Makassar Timur, 19 Kaleng Miras Diamankan di Sofifi
RadarTimur.id, Ternate — Personel Gabungan Operasi Pekat Kie Raha II-2025 mengamankan empat pelaku judi jenis Bingo/King setelah menerima laporan dari layanan 110 tentang adanya aktivitas perjudian di Lingkungan Lelong, Kelurahan Kampung Makassar Timur, Kecamatan Ternate Tengah, Rabu (10/12/25) malam.
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan segera menuju lokasi dan melakukan pemeriksaan. Kasi Humas Polres Ternate, Ipda Sudirjo, mengatakan bahwa setibanya di tempat kejadian, petugas langsung menemukan para pelaku sedang melakukan praktik perjudian.
“Empat orang berhasil diamankan masing-masing berinisial MD (48), S (34), A.T.D (27), dan R.S.A (25). Barang bukti berupa uang tunai Rp15.000 dan satu set kartu permainan Bingo King turut disita,” ujar Ipda Sudirjo mewakili Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto, Kamis (11/12/2025).
Seluruh pelaku bersama barang bukti kemudian dibawa ke Polres Ternate untuk penyelidikan lebih lanjut. Kapolres Ternate mengimbau masyarakat agar aktif memberikan informasi jika menemukan aktivitas yang melanggar hukum di lingkungan sekitar.
“Polres Ternate berkomitmen menindak tegas segala bentuk penyakit masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban,” tegas Kasi Humas.
Sementara malam kedua pelaksanaan Operasi Pekat, Polda Malut, personel yang tergabung dalam satgas juga menggelar razia di sejumlah tempat hiburan karaoke di kawasan Bukit Durian, Kota Sofifi. Dari hasil operasi, petugas mengamankan 19 kaleng minuman keras jenis bir merek Bintang yang diduga diedarkan tanpa izin.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Bambang Suharyono, mengapresiasi langkah cepat anggota di lapangan.
“Operasi Pekat adalah komitmen Polda Maluku Utara untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, terutama menjelang akhir tahun. Masyarakat kami harap tidak mengedarkan atau mengonsumsi miras ilegal,” ujarnya.
Seluruh barang bukti kini diamankan untuk proses hukum, sementara Operasi Pekat Kie Raha II-2025 akan terus digelar di titik-titik rawan di wilayah Maluku Utara.(ard)
