radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Rabu, 18 Februari 2026

Literasi Al-Qur’an Digalakkan, Kesra Setda Haltim dan Yayasan Nahdiyatul Mulk Gelar Pelatihan Karya Ilmiah

RadarTimur.id, Ternate  — Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) bekerja sama dengan Yayasan Yayasan Nahdiyatul Mulk Maluku Utara menggelar Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Al-Qur’an di Muara Hotel, Ternate, Senin (15/12/2025).

Kegiatan ini menjadi upaya strategis untuk menumbuhkan budaya literasi Al-Qur’an di kalangan pelajar dan mahasiswa.

Pelatihan secara resmi dibuka oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Halmahera Timur, Muhammad Abdullah. Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ziyad Hubillah, mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, dilanjutkan doa oleh Dr. Fahrul Abd Muid.

Dalam seremoni pembukaan, panitia juga melakukan penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta perempuan dan laki-laki. Sedangkan materi perdana disampaikan oleh Dr. Sukardi Abbas dengan topik dasar-dasar penulisan karya tulis ilmiah Al-Qur’an.

Ketua Yayasan Nahdiyatul Mulk Maluku Utara, Salim Taib, mengatakan pelatihan ini berangkat dari keprihatinan minimnya peminat lomba karya tulis ilmiah Al-Qur’an pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) maupun Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ).

“Selama ini, mata lomba karya tulis ilmiah Al-Qur’an kurang diminati. Dari situ muncul gagasan untuk menggelar pelatihan yang melibatkan pelajar dan mahasiswa, termasuk dari Halmahera Timur. Alhamdulillah hari ini bisa terlaksana,” ujar Salim.

Salim menyebutkan, total peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 34 orang, termasuk empat peserta dari kalangan siswa. Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari kalangan akademisi yang telah dikenal luas di Maluku Utara, seperti Prof. Dr. Gufran, Dr. Sukardi Abbas, dan Darsis Huma, dosen IAIN Ternate.

“Harapannya, budaya literasi khususnya literasi Al-Qur’an bisa membumi di Halmahera Timur,” tambahnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Haltim Muhammad Abdullah menegaskan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas peserta dalam menulis karya ilmiah secara sistematis dan benar, sekaligus mampu mengaitkannya dengan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

“Kegiatan seperti ini baru pertama kali dilaksanakan. Selama tiga tahun terakhir, kami di Kesra cukup kesulitan mencari peserta lomba karya tulis ilmiah. Melalui pelatihan ini, kami berharap lahir sumber daya manusia yang memiliki kemampuan literasi yang baik,” ujarnya.(ard)