radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Rabu, 18 Februari 2026

Kontingen Malut Torehkan Prestasi di Perkemahan Kemanusiaan dan Perdamaian Internasional Resmi

RadarTimur.id – Pelaksanaan Scouting for Peace and Humanity atau Perkemahan Kemanusiaan dan Perdamaian Internasional yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Pandu Ma’arif NU PBNU sejak 15 hingga 19 Desember 2025 resmi ditutup oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PBNU Hariyanto Oghy.

Dalam ajang tersebut, Kontingen Pengurus Wilayah Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU Provinsi Maluku Utara (Malut) berhasil menorehkan sejumlah prestasi membanggakan. Kontingen yang berasal dari Madrasah Aliyah Ma’arif NU Jikotamo, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan itu meraih Juara I Lomba Kuliner Nusantara, Juara II Pentas Seni, serta Juara II Lomba Esai.

Perkemahan yang mengusung tema “Mencintai Indonesia dengan Riang Gembira” ini diikuti oleh peserta Pandu Pramuka Ma’arif NU dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan berskala internasional tersebut juga dihadiri tamu kehormatan mahasiswa mancanegara asal Palestina, Yaman, Thailand, Australia, dan Timor Leste yang tengah menempuh pendidikan di Universitas Islam Malang (UNISMA), Jawa Timur.

Kehadiran mahasiswa asing tersebut memberikan nuansa tersendiri dalam perkemahan internasional ini. Dalam forum silaturahmi dan dialog, para duta mahasiswa mancanegara berbagi pengalaman serta berdiskusi dengan peserta terkait budaya dan kondisi sosial di negara masing-masing.

Pimpinan Kontingen Daerah (Pimkonda) Provinsi Malut Jisman Majid, menjelaskan bahwa materi kegiatan perkemahan tidak hanya berfokus pada kepramukaan, tetapi juga diisi dengan berbagai kegiatan edukatif.

Materi yang diberikan meliputi moderasi beragama serta wisata edukasi yang mencakup wisata religi, budaya, dan sejarah.

Untuk wisata religi, peserta diajak berziarah ke makam para ulama besar, seperti KH Hasyim Asy’ari, KH Wahid Hasyim, KH Abdurrahman Wahid, KH Syaikh Kholil Bangkalan, serta makam Sunan Ampel.

“Sementara wisata budaya dilakukan dengan kunjungan ke Museum Majapahit di Trowulan, dan wisata sejarah dengan mengunjungi kawasan Kota Lama Surabaya,” ujarnya, Sabtu (20/12/2025).

Selain itu, panitia juga menggelar berbagai perlombaan, di antaranya lomba kepramukaan, karnaval budaya Nusantara, lomba kuliner Nusantara, pentas seni, serta lomba esai.

Salah seorang peserta dari Madrasah Aliyah Al-Ma’arif Jikotamo, Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, mengaku sangat senang mengikuti kegiatan tersebut karena dapat memperoleh teman baru dari berbagai daerah di Indonesia.

Hal senada disampaikan Saskia Tamnge, siswi kelas X Madrasah Aliyah Al-Ma’arif Jikotamo. Dia mengaku gembira mengikuti perkemahan ini karena selain mendapatkan ilmu dan pengalaman baru, juga dapat bersilaturahmi, menambah teman, serta saling berbagi dan mengenal budaya dari berbagai daerah di Indonesia maupun dari negara lain.

Adapun tujuan utama dari Perkemahan Kemanusiaan dan Perdamaian Internasional ini adalah membentuk karakter peserta melalui penanaman nilai-nilai religius, kebangsaan, budaya, serta nilai-nilai kemanusiaan.(red)