radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Rabu, 18 Februari 2026

Kasus Dugaan Percobaan Pemerkosaan di Desa Falila Jalan di Tempat

RadarTimur.id, Morotai — Penanganan kasus kekerasan dan dugaan percobaan pemerkosaan terhadap DW (23), warga Desa Falila, Kabupaten Pulau Morotai, kembali menuai sorotan publik.

Pasalnya, meski peristiwa tersebut telah dilaporkan sejak dua bulan lalu, hingga kini aparat kepolisian belum juga menetapkan pelaku.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Polres Pulau Morotai, Aipda Ihnan Banyo, mengakui bahwa proses hukum masih berada pada tahap penyelidikan.

“Korban dan saksi sudah kami periksa. Kendaraan motor yang digunakan terduga pelaku juga telah diamankan. Dalam waktu dekat kami akan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, yang sampai saat ini masih melarikan diri,” ujar Aipda Ihnan, Rabu (31/12/2025).

Dia menjelaskan, hasil identifikasi kendaraan bermotor yang diamankan telah mengarah pada seseorang yang diduga sebagai pelaku. Namun, pihak kepolisian masih membutuhkan keterangan tambahan dari sejumlah saksi untuk memperkuat bukti.

“Sudah mengarah, tapi masih perlu keterangan saksi lain untuk memperkuat,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Pulau Morotai, AKBP drh. Dedi Wijayanto, dalam agenda press release di Kantor Polres Pulau Morotai, membenarkan bahwa jajarannya telah turun ke lokasi sejak awal laporan diterima.

“Anggota sudah turun ke lokasi dan kendaraannya memang sudah diamankan. Namun untuk pelaku, kami belum bisa memastikan secara pasti. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan untuk menetapkan pelaku yang sesungguhnya,” ungkap Kapolres.

Meski demikian, lambannya pengungkapan kasus ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Dua bulan berlalu, pelaku belum terungkap, sementara korban masih menunggu kepastian hukum.

Kondisi ini dinilai berpotensi melemahkan rasa aman masyarakat, khususnya perempuan.(ksm)