Bupati Halut Laporkan Kondisi Terkini Bencana, Ribuan Warga Terdampak dan Akses Terputus
RadarTimur.id, Halut – Bupati Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara (Malut), Piet Hein Babua, melaporkan kondisi terkini bencana banjir dan longsor yang melanda wilayahnya sejak 7 Januari 2026. Laporan tersebut disampaikan secara live di salah satu stasiun televisi nasional, Kamis (8/1/2026).
Dalam pemaparannya, Bupati Piet menjelaskan bahwa bencana banjir dan longsor telah berdampak pada 22 desa yang tersebar di lima kecamatan. Jumlah warga terdampak mencapai 5.333 jiwa atau 1.286 kepala keluarga (KK).
“Banjir melanda lima kecamatan, dengan dampak terparah di Kecamatan Kao Barat dan Galela Utara. Banyak rumah warga terendam dan sebagian masyarakat terpaksa mengungsi secara mandiri,” ujar Bupati.
Dia juga menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya satu anak berusia enam tahun akibat banjir di Desa Pelita, Kecamatan Galela Utara. Hingga saat ini, sekitar 1.200 warga masih berada di lokasi pengungsian.
Selain merendam pemukiman, bencana juga mengakibatkan kerusakan serius pada infrastruktur. Sejumlah fasilitas umum seperti jalan dan jembatan rusak parah, sementara longsor di beberapa titik di Galela Utara dan Loloda menyebabkan akses transportasi terputus.
Bupati Piet mengungkapkan, upaya menjangkau desa-desa terdampak di Kecamatan Loloda Utara masih terkendala kondisi medan. Longsor yang menutup badan jalan serta jembatan yang putus menjadi hambatan utama, diperparah dengan keterbatasan armada laut milik Pemda Halut.
“Kami telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Danlanal Ternate untuk pengiriman bantuan logistik serta dukungan transportasi menggunakan kapal berukuran besar,” jelasnya.
Saat ini, Pemkab Halut terus melakukan monitoring dan pendataan korban serta kerusakan, sekaligus menyalurkan bantuan dasar berupa sembako kepada masyarakat terdampak. Meski intensitas hujan mulai menurun, Bupati mengingatkan warga untuk tetap waspada, khususnya di wilayah perbukitan yang rawan longsor.
“Kami berkomitmen terus hadir melayani masyarakat terdampak dan mempercepat penanganan darurat serta perbaikan infrastruktur pascabencana,” tegasnya.
Dalam laporan tersebut, Bupati Piet didampingi Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu, SH, SIK, Dandim 1508/Tobelo yang diwakili Danramil 1508-01/Tobelo Kapten Arh Mohammad Ali, serta Kepala BPBD Halut, Hentje Hetaria.(kro)
