radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Minggu, 12 Juli 2026

Rapat KNPI dan 11 Kades Diserang Tim Rusli-Rio

RadarTimur.id, Morotai – Segerombolan masa yang mengatasnamakan diri sebagai Tim Keamanan Rusli-Rio (RR) menyerang Fihir Ali sekretaris DPD KNPI Pulau Morotai serta kepala desa yang baru saja dicopot ketika sedang menggelar rapat di rumah Salma Taba salah satu warga Desa Juanga Kecamatan Morotai Selatan.

Masa itu pun mengancam agar tidak melakukan aksi protes dalam bentuk demonstrasi atas pemecatan sementara 11 kepala desa yang dilakukan Bupati Rusli Sibua, baru-baru ini.

Sebagaimana diketahui, 11 kepala desa yang diberhentikan dengan alasan sejumlah kesalahan administrasi dalam pengelolaan program desa itu meminta agar KNPI Pulau Morotai, memediasi persoalan yang dialami. Sehingga bupati dapat menarik keputusan penunjukan penjabat kepala desa dan mengaktifkan kembali mereka yang berstatus diberhentikan sementara.

Menanggapi kejadian penyerangan itu, Ketua DPD KNPI Pulau Morotai, Muhammad Akbar Mangoda, yang juga merupakan anggota DPRD Morotai, angkat bicara saat ditemui RadarTimur.id pada Jumat (25/04/2025).

Akbar mengecam keras tindakan penggerebekan tersebut, yang menurutnya telah mencederai ruang demokrasi masyarakat. Ia menyebut aksi yang dilakukan sebagai bentuk premanisme yang tidak dapat dibenarkan secara hukum maupun moral.

“Tindakan ini tidak bisa dibenarkan karena sudah bermuara pada upaya pembungkaman terhadap ruang demokrasi masyarakat,” ujar Akbar Ketua Fraksi Kebangkitan Nurani Nasional (KNN) DPRD Pulau Morotai itu.

Ia menegaskan bahwa kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat telah dijamin dalam Pasal 28E Ayat (3) UUD 1945, serta diperkuat oleh UU Nomor 39 Tahun 1999 dan UU Nomor 9 Tahun 1998.

Akbar juga memberikan peringatan keras agar kejadian serupa tidak terulang, dan menegaskan bahwa jika masih terjadi tindakan intimidasi serupa, pihaknya tidak akan segan-segan menempuh jalur hukum.

“Saya sampaikan ini sebagai peringatan karena saya tidak berkeinginan hal serupa terjadi pada adik-adik aktivis maupun organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan lainnya,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yang mengatasnamakan Tim Keamanan Rusli-Rio (RR) terkait insiden tersebut.(ksm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini