Pelaku Usaha Morotai Sambut Antusias Gagasan Besar Embarkasi Haji
RadarTimur.id, Morotai– Gagasan besar untuk menjadikan Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara (Malut), sebagai salah satu titik embarkasi haji mendapatkan sambutan hangat dari berbagai kalangan, terutama para pelaku usaha lokal.
Sejumlah pengusaha dari berbagai sektor di Morotai menilai bahwa kehadiran embarkasi haji di wilayah mereka bukan hanya akan mempermudah calon jamaah, namun juga membawa dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
Sutikno Ali, seorang pengusaha sembako asal Desa Pandanga, Kecamatan Morotai Selatan, menilai bahwa rencana tersebut adalah langkah strategis yang harus disambut baik.
Menurutnya, keberadaan embarkasi haji di Morotai akan menciptakan lonjakan permintaan terhadap barang dan jasa, yang tentunya berdampak langsung pada pengusaha lokal.
“Kami sebagai pelaku usaha menilai positif rencana ini. Jika calon jamaah haji dipusatkan di Morotai, otomatis kebutuhan logistik akan meningkat. Pasokan sembako, makanan, hingga perlengkapan lainnya pasti meningkat. Kami siap mendukung dan memenuhi kebutuhan tersebut. Harapan kami pemerintah bisa memfasilitasi hal ini dengan serius, karena dampaknya sangat besar bagi ekonomi masyarakat Morotai,” ujar Sutikno, Selasa (29/4/2025).
Begitu juga bagi Kahar Lastori, pemilik usaha suplier ikan tuna ‘Najwa’, turut menyampaikan dukungannya. Ia menyebut bahwa pengembangan embarkasi haji tidak hanya menguntungkan sektor konsumsi, tetapi juga membuka peluang besar bagi sektor perikanan dan pengolahan hasil laut.
“Sebagai suplier ikan tuna, saya melihat potensi ekonomi yang sangat besar jika embarkasi haji benar-benar diwujudkan di Morotai. Permintaan makanan laut bisa meningkat, terutama untuk konsumsi jamaah dan para petugas haji. Ini adalah peluang yang bisa memperluas pasar lokal dan meningkatkan pendapatan nelayan serta pelaku usaha di sektor perikanan,” jelasnya.
Dari sektor ritel, Suryadi Muksin, pemilik Toko Cahaya Lamena, menilai realisasi embarkasi haji sebagai langkah penting yang dapat memperkuat posisi Morotai sebagai pusat kegiatan keagamaan dan ekonomi.
“Saya tidak bisa berkata lebih selain bersyukur jika memang embarkasi haji benar-benar dibuka di Morotai. Dampaknya luar biasa. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, ini juga akan meningkatkan pendapatan daerah secara signifikan. Aktivitas belanja akan meningkat, dan UMKM bisa lebih berkembang,” ucap Suryadi.

Sektor perhotelan juga optimis menyambut rencana ini. Mc. Bill Abdul Aziz, pengusaha yang bergerak di bidang perhotelan, menilai bahwa keberadaan embarkasi akan meningkatkan tingkat hunian dan mendorong pertumbuhan jasa layanan wisata.
“Rencana embarkasi haji adalah ide yang sangat baik jika pemerintah benar-benar serius menindaklanjutinya. Jika ini terwujud, maka pengaruhnya terhadap pendapatan daerah dan sirkulasi ekonomi akan sangat terasa. Hotel-hotel akan lebih ramai, sektor transportasi hidup, dan lapangan pekerjaan baru pun tercipta,” jelas Mc. Bill.
Sementara itu, Marzuky, pemilik Toko Tiga Putri, menganggap kabar ini sebagai berita yang membangkitkan optimisme baru bagi masyarakat Morotai.
“Ini kabar baik dan menggembirakan bagi Morotai. Saya sangat mendukung penuh. Pemerintah harus segera merespons rencana ini dengan langkah nyata. Jangan sampai peluang sebesar ini lewat begitu saja. Ini bukan hanya tentang haji, tapi tentang masa depan ekonomi Morotai,” katanya penuh harap.
Antusiasme para pelaku usaha menunjukkan bahwa rencana embarkasi haji di Morotai memiliki dukungan yang kuat dari masyarakat. Mereka berharap agar pemerintah pusat maupun daerah bisa melihat potensi besar ini dan segera merealisasikannya dalam bentuk kebijakan yang konkret.
Dengan dukungan penuh dari dunia usaha, Morotai siap untuk menjadi pusat baru pelayanan haji di kawasan timur Indonesia, sekaligus memperkuat posisinya sebagai wilayah yang strategis dalam pertumbuhan ekonomi dan pengembangan kawasan berbasis keagamaan dan pariwisata.(ksm)


Tinggalkan Balasan