22 Siswa SMK Safa Athiyyah Diwisuda, Kepala Sekolah: “Melangkahlah dengan Ilmu dan Karakter Mulia”
RadarTimur.id, Morotai – Sebanyak 22 siswa dan siswi SMK Safa Athiyyah Morotai dari dua program keahlian, yakni Pengolahan Hasil Perikanan (PHP) sebanyak dan Asisten Keperawatan (ASKEP) resmi diwisuda.
22 siswa yang diwisuda itu 3 diantaranya dari program keahlian Pengolahan Hasil Perikanan (PHP) dan sisanya 19 dari Asisten Keperawatan (ASKEP).
Acara kelulusan bagi siswa-siswi kelas XII Tahun Pelajaran 2024/2025 ini, gelar di Hotel Mutiara IIN pada Jumat malam (9/5/2025), Pukul 20:00 WIT. Hadir pada kesempatan itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara, Sekretaria Dinas Kesehatan Pemkab Pulau Morotai Jamalludin, Menejer PT MMC serta orang tua siswa.
Kepala Sekolah SMK Safa Athiyyah, Wahda Usman, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang telah membuat acara wisuda ini berjalan lancar.
Ia juga memberikan pesan inspiratif kepada para lulusan agar terus melangkah maju dan tidak berhenti mengejar mimpi.
“Mulai dari kalian diterima tiga tahun lalu, dibina, diajarkan dan dibimbing, hingga kini tiba saatnya kalian harus meninggalkan sekolah ini. Mudah-mudahan ilmu yang kalian dapatkan menjadi pijakan yang kuat untuk menapaki tangga kehidupan berikutnya. Pesan kami, selalu jaga nama baik almamater ” ucap Wahda penuh haru.
Sebagai informasi, seluruh siswa kelas XII Tahun Pelajaran 2024/2025 dinyatakan lulus 100%. Sekolah juga memberikan penghargaan kepada tiga lulusan terbaik dari masing-masing program keahlian.
Hasil tracer study menunjukkan bahwa sebagian besar lulusan telah melanjutkan kiprahnya, baik di dunia kerja maupun pendidikan tinggi. Beberapa lulusan telah diterima bekerja di RSUD Pulau Morotai, Puskesmas, serta institusi seperti TNI dan POLRI. Sebagian lainnya diterima di perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Selain mencetak lulusan berkualitas, Yayasan Safa Atthiyyah yang menaungi sekolah ini juga diketahui memiliki panti asuhan yang telah memberikan program pendidikan gratis sejak tahun 2019. Program ini mencakup pembiayaan penuh hingga kelulusan, baik untuk sarana maupun prasarana, khususnya bagi anak yatim, piatu, dan yatim piatu.(ksm)


Tinggalkan Balasan