radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Sabtu, 11 Juli 2026

Intelektual HMI Geruduk Kediaman Wakil Gubernur Malut, Desak Pembebasan 11 Warga Maba Sangaji

RadarTimur.id, Ternate — Puluhan intelektual muda yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate menggelar aksi unjuk rasa di depan kediaman Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut) di Ternate. Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap penahanan 11 warga Maba Sangaji oleh Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara.

Dalam orasinya, Koordinator Aksi Yusril Buang menyampaikan bahwa penahanan warga yang memperjuangkan ruang hidup mereka adalah bentuk keberpihakan negara kepada kepentingan industri ekstraktif.

Maka dengan itu sudah seharusnya pemerintah Provinsi Malut mengambil langkah bijak dengan mencabut status tersangka 11 dan mengeluarkan dari tahanan Polda Malut.

“Kehadiran kami di sini bukan tanpa alasan. Kami ingin menyampaikan bahwa penangkapan terhadap 11 warga Maba Sangaji sangat tidak masuk akal. Mereka hanya mempertahankan hak atas tanah leluhur mereka sehingga harus dikeluarkan dari tahanan Polda,” tegas Yusril.

Ketua HMI Cabang Ternate itu juga menyoroti maraknya izin usaha pertambangan di berbagai wilayah Maluku Utara, yang menurutnya sarat dengan kepentingan elit nasional.

“Mulai dari Halmahera Utara, Halmahera Tengah, hingga Halmahera Timur, hampir semua wilayah punya tambang, dan banyak sahamnya milik para petinggi nasional dan orang-orang dekat kekuasaan,” ujar Yusril lantang di tengah kerumunan massa.

Aksi ini berlangsung damai namun penuh semangat. Massa membawa poster-poster penolakan terhadap tambang dan menyuarakan tuntutan pembebasan warga secara langsung kepada Gubernur Malut yang disampaikan lewat aksi unjuk rasa di depan kediaman Wakil Gubernur.(ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini