Marsumi Kelola SLBN Kedepankan Asas Transparansi
RadarTimur.id, Labuha – Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Labuha, Marsumi, menegaskan bahwa pengelolaan anggaran operasional di sekolah yang dipimpin selalu mengedepankan asas transparansi.
Hal ini disampaikannya sebagai klarifikasi terhadap isu-isu yang beredar terkait penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
“Setiap pencairan anggaran selalu saya libatkan bendahara sekolah. Kami juga mengambil kebijakan inisiatif untuk membuka rekening titipan dana BOS di bank atas nama sekolah,” ujar Marsumi.
Langkah membuka rekening tersebut, menurutnya, diambil setelah terjadi beberapa kasus kehilangan uang di brankas sekolah.
“Sudah beberapa kali uang di brankas hilang, jumlahnya bervariasi antara tiga hingga sepuluh juta rupiah. Untuk menghindari kejadian serupa, kami putuskan menyimpan dana di rekening bank agar lebih aman dan terkontrol,” jelasnya.
Terkait fasilitas transportasi untuk antar-jemput siswa, Marsumi juga memberikan penjelasan bahwa kendaraan operasional sekolah sudah tidak lagi digunakan karena kondisinya yang tidak layak.
“Mobil sekolah itu sudah berkali-kali kami bawa ke bengkel, namun tetap saja rusak. Biaya servisnya pun besar, bisa mencapai lima sampai sembilan juta rupiah setiap kali perbaikan. Karena itu, kami tidak lagi menggunakannya untuk antar-jemput siswa,” ungkapnya.
Marsumi, kembali menekankan bahwa segala kebijakan yang diambil oleh pihak sekolah bertujuan demi keamanan dan kenyamanan siswa serta kelancaran proses pendidikan di SLBN Labuha.(ard)


Tinggalkan Balasan