3 dari 5 Gunung Api di Malut Berstatus Waspada, BNPB Imbau Pemda Siaga
RadarTimur.id, Ternate — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, mengingatkan Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) dan kabupaten/kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi erupsi gunungapi di wilayah tersebut.
Peringatan ini disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Pemprov Maluku Utara pada Senin (30/6/2025).
Suharyanto mengungkapkan bahwa terdapat lima gunung api aktif yang tersebar di wilayah administratif Malut, yaitu Gunung Gamalama (Kota Ternate), Gunung Ibu dan Gunung Gamkonora (Halmahera Barat), Gunung Dukono (Halmahera Utara), serta Gunung Kie Besi (Halmahera Selatan).
“Dari lima gunungapi tersebut, tiga di antaranya saat ini berada pada Level II atau status waspada, yaitu Gunung Ibu, Gamalama, dan Dukono. Sementara Gunung Gamkonora dan Kie Besi masih berada pada Level I atau status normal,” jelas Suharyanto.
Ia menegaskan bahwa aktivitas vulkanik tidak bisa diprediksi secara pasti, dan peningkatan status gunung api harus segera disikapi dengan langkah-langkah kesiapsiagaan.
“Kita tidak bisa tahu pasti kapan gunung akan meletus. Maka jika ada peringatan kenaikan status, kita harus siaga. Jangan menunggu ada korban baru bertindak!” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Kepala BNPB juga menekankan pentingnya respons cepat dalam penanganan bencana. Pemerintah daerah diminta tidak berlama-lama dalam masa tanggap darurat dan segera memikirkan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi bagi warga terdampak.
“Kalau air sudah surut, pemerintah harus cepat berpikir, rakyat saya mau dikemanakan? Apakah masih bisa tinggal di situ? Apakah harus relokasi? Atau infrastruktur apa yang harus diperbaiki maksimal?” ujarnya.
Suharyanto turut menyinggung banjir bandang yang melanda Kota Ternate pada 2024 lalu, dan menyoroti perlunya percepatan perbaikan infrastruktur di wilayah hulu sungai sebagai langkah pencegahan bencana serupa di masa depan.
“Penanganan pascabencana itu penting. Rehabilitasi dan rekonstruksi harus dilakukan secara menyeluruh, baik jangka menengah maupun panjang,” tutupnya.(*)


1 Komentar
Unquestionably believe that which you said. Your favorite justification appeared to be on the web the simplest thing to be aware of.
I say to you, I certainly get annoyed while people think about worries that they just do not know about.
You managed to hit the nail upon the top as well as defined out the whole thing without having side
effect , people can take a signal. Will probably be
back to get more. Thanks
Also visit my web-site :: fintechbase