Festival di Depan Mata, Pasar Rakyat Morotai Tetap Sunyi: Pedagang Harap Keajaiban
RadarTimur.id, Morotai —Festival Morotai tinggal hitungan hari, tepatnya di 18-20 Juli 2025 namun kondisi Pasar Rakyat Gotalamo (CBD) di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, justru memprihatinkan. Padahal lokasi festival hanya berjarak sekitar 100 meter dari pasar.
Pantauan RadarTimur.id, pada Selasa (8/7/2025), memperlihatkan sejumlah pedagang mulai kehilangan harapan. Dari pedagang ikan, barito (bawang-rica-tomat), hingga penjual pakaian, sepatu, kosmetik, dan aksesoris, semuanya mengeluh sepi pembeli. Bahkan, sebagian pedagang mulai meninggalkan lapak dan memilih berjualan di pinggir jalan demi menarik perhatian warga.
“Sudah beberapa hari ini pembeli sangat sedikit, bahkan sebelum festival dimulai pun kondisinya begini. Sekarang malah makin parah,” keluh salah satu pedagang ikan yang enggan disebutkan namanya.
Keluhan serupa datang dari pedagang sayur-mayur dan buah. Dengan wajah lesu, mereka mengaku banyak barang dagangan yang rusak karena tidak laku. “Rica, tomat, pisang, semua banyak yang busuk. Tidak ada pengunjung yang beli,” ungkap seorang ibu pedagang sambil merapikan dagangannya.
Salah satu warga Daruba mengatakan, harapan besar yang disematkan pada festival sebagai momentum kebangkitan ekonomi lokal justru belum terasa di jantung pasar.
Dia pun menilai kehadiran festival hanya menjadi tontonan, tanpa dampak terhadap daya beli masyarakat.
“Sama saja, festival ada atau tidak, pasar tetap sepi. Pedagang cuma bisa berharap ada keajaiban agar dagangannya laku,” ucapnya.(ksm)


Tinggalkan Balasan