Wamen Transmigrasi Resmikan Bendung Beringin Agung, Halut
RadarTimur.id, Halut — Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamen Transmigrasi) Viva Yoga Mauladi, meresmikan Bendung Beringin Agung di Kawasan Transmigrasi Toliwang, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), pada Rabu (16/7/2025). Infrastruktur irigasi ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya padi, serta memperkuat ketahanan pangan lokal.
Dalam sambutannya, Wamen Viva Yoga menekankan bahwa transmigrasi bukan sekadar program pemindahan penduduk, melainkan strategi integrasi nasional untuk memupuk kebhinekaan, mengentaskan kemiskinan, serta membuka lahan-lahan baru untuk produksi pangan.
“Tujuan transmigrasi adalah untuk membangun integrasi nasional, memperkuat rasa kebangsaan, mempertemukan adat dan budaya, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pembukaan lahan produksi pangan,” ujar Viva Yoga.
Wamen Viva Yoga berharap Bendung Beringin Agung yang dibangun pada tahun 2024 dan mampu mengairi 142 hektare sawah ini dapat mendorong peningkatan hasil panen lebih dari dua hingga tiga kali lipat.
Dirinya juga mendorong pemerintah daerah untuk aktif menyampaikan kebutuhan pembangunan infrastruktur penunjang pertanian seperti jalan produksi, jembatan penghubung, pengembangan irigasi, serta ketersediaan bibit dan pupuk.
“Silakan menyurat secara resmi jika ada kebutuhan infrastruktur. Semua itu penting untuk mendukung terwujudnya Asta Cita Presiden Prabowo,” pesannya kepada jajaran dinas pertanian daerah.
Sementara itu, Bupati Halut Piet Hein Babua, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap kawasan transmigrasi di Toliwang.
Dia menjelaskan bahwa wilayah tersebut telah menerima transmigran dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur secara bertahap sejak tahun 1982, dengan total 11 gelombang hingga tahun 2008.
“Sudah 43 tahun warga transmigran membaur di sini. Mereka bukan hanya membangun perekonomian daerah, tapi juga menjadi bagian dari keluarga besar di Tanah Hibua Lamo, hidup harmonis bersama masyarakat lokal,” ucap Bupati.
Kegiatan peresmian turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi, Wakil Bupati Halut, jajaran Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan OPD, penyuluh pertanian, instansi teknis terkait, kelompok tani, serta warga transmigran.(*)


Tinggalkan Balasan