radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Jumat, 10 Juli 2026

Menpora RI Kunjungi SMA Negeri 5 Ternate, Komitmen Bantu Perbaikan Fasilitas Olahraga

RadarTimur.id, Ternate — Kunjungan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, ke SMA Negeri 5 Kota Ternate, Kamis (17/7/2025), disambut hangat dan penuh antusias oleh jajaran pemerintah daerah dan komunitas pendidikan Maluku Utara.

Kehadiran Menpora dinilai sebagai momen penting dan bersejarah, terutama bagi pengembangan pendidikan olahraga di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, menyebut kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap sektor pendidikan di daerah.

Dirinya menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan inisiatif langsung dari Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.

“Ini sangat luar biasa, Pak Menpora datang ke Maluku Utara dan memilih untuk berkunjung ke SMA Negeri 5 Kota Ternate. Ini juga sesuai permintaan khusus dari Ibu Gubernur agar beliau melihat langsung kondisi sekolah ini,” ujar Abubakar.

SMA Negeri 5 sendiri memiliki nilai historis tinggi, karena dulunya merupakan peralihan dari Sekolah Guru Olahraga (SGO), sehingga memiliki basis pendidikan berbasis olahraga yang kuat.

Kunjungan Menpora disambut secara adat dengan tarian Soya-Soya, diikuti oleh Gubernur Sherly Tjoanda, Kadikbud, para guru, serta siswa-siswi SMA Negeri 5. Suasana penuh semangat dan kebanggaan terasa saat rombongan tiba di halaman sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Menpora Dito meninjau langsung kondisi sarana olahraga sekolah, termasuk lapangan basket dan voli yang saat ini mengalami kerusakan. Dia pun berkomitmen untuk membantu perbaikan fasilitas tersebut demi mendukung pengembangan potensi olahraga di sekolah.

“Pak Menteri memberikan respon yang sangat positif untuk penyediaan sarana olahraga seperti lapangan basket dan voli. Ini tentu sangat berarti bagi kami,” ungkap Abubakar.

Abubakar menegaskan pentingnya perhatian pemerintah pusat dan daerah terhadap sekolah ini, mengingat posisinya sebagai lembaga pendidikan dengan identitas olahraga yang kuat di Maluku Utara.

“Kita tidak bisa menghilangkan catatan historisnya. Sekolah ini dulunya adalah SMA olahraga. Jadi sudah tepat jika fasilitas pendukungnya kembali diperkuat,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini