radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Jumat, 10 Juli 2026

PMII Ternate Desak Kejaksaan Periksa Kontraktor Proyek Plaza Gamalama

RadarTimur.id, Ternate – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Ternate mendesak Kejaksaan Negeri Ternate untuk segera memeriksa pihak kontraktor proyek pembangunan Plaza Gamalama. Proyek yang menelan anggaran hingga Rp92,5 miliar dari APBD Kota Ternate ini dinilai dikerjakan secara asal-asalan dan tak memenuhi standar kualitas.

Ketua PMII Cabang Ternate, Rian, dalam keterangannya pada Sabtu (19/7/2025), mengungkapkan bahwa sejak diresmikan pada 2021, Plaza Gamalama tidak pernah berfungsi secara optimal. Bahkan hingga kini, bangunan tersebut justru menjadi sumber polemik karena tidak jelas peruntukannya.

“Kami menilai Pemerintah Kota Ternate kebingungan mencari solusi agar bangunan ini bisa difungsikan. Ini jelas menunjukkan lemahnya perencanaan dan pengawasan,” kata Rian.

PMII juga menyoroti insiden robohnya bagian bangunan pada Sabtu (19/7/2025) akibat angin kencang. Material Aluminium Composite Panel (ACP) yang jatuh nyaris menimbulkan korban.

“Untungnya tidak ada korban jiwa. Tapi ini membuktikan bahwa kualitas bangunan tidak sebanding dengan nilai anggaran yang sangat besar. Angin saja bisa merobohkan bagian bangunan, ini jelas tidak masuk akal,” ujarnya.

Rian menambahkan, kondisi bangunan yang kini terbengkalai dan mengalami kerusakan menimbulkan dugaan kuat adanya pelanggaran dalam proses konstruksi.

“PMII menduga ada ketidaksesuaian spesifikasi teknis dalam pengerjaan proyek ini. Oleh karena itu, kami meminta Kejaksaan Negeri Ternate untuk segera memanggil dan memeriksa pihak kontraktor, serta semua pihak yang terlibat dalam pembangunan Plaza Gamalama,” tegasnya.

PMII juga menyerukan agar pemerintah daerah tidak menutup-nutupi persoalan ini, karena menyangkut penggunaan uang rakyat yang sangat besar. Mereka mendesak agar proses hukum dilakukan secara terbuka dan transparan.(ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini