radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Jumat, 10 Juli 2026

Bupati Halut Bertemu Bea Cukai Tanjung Perak, Bahas Kerja Sama Ekspor Produk Lokal

RadarTimur.id, Surabaya — Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, melakukan pertemuan penting dengan Kepala Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya, Gerald Hasoloan, di kantor Bea Cukai Surabaya, Kamis (24/7).

Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan rencana kerja sama ekspor produk unggulan lokal Halmahera Utara langsung melalui Pelabuhan Tobelo.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis Bupati Piet Hein Babua untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan Halmahera Utara sebagai kabupaten yang maju dan setara.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir sejumlah pejabat strategis seperti Kepala Bea Cukai Ternate Jaka Riadi, Kepala Karantina Surabaya, Kepala Karantina Ternate, serta perwakilan dari perusahaan pelayaran dan logistik seperti PT Tanto, PT Temas, PT Nico, dan PT Syurindo Perkasa.

Bupati Piet Hein Babua didampingi oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Halut, Nyoter Koenoe, serta Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Halut, Oscar Bertho Mene.

“Pertemuan ini kami lakukan untuk meminta dukungan Bea Cukai Tanjung Perak agar ke depan pelayanan pemuatan ekspor bisa dilakukan langsung dari Pelabuhan Tobelo,” ujar Bupati dalam keterangannya.

Bupati Piet mengapresiasi respon positif dari pihak Bea Cukai Tanjung Perak yang menyatakan kesediaannya untuk menjadwalkan pelayanan kapal ekspor dari Tobelo.

Menurutnya, ini merupakan lompatan besar dalam memperkuat konektivitas perdagangan luar negeri langsung dari wilayah Halmahera Utara.

“Kami sangat berterima kasih atas komunikasi dan koordinasi yang dibangun dengan baik oleh seluruh pihak, termasuk Kepala Bea Cukai Tanjung Perak dan perwakilan Bea Cukai di Maluku Utara,” tambah Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari implementasi visi dan misi kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Halut, yakni “Mewujudkan Halmahera Utara yang Maju, Sejahtera, Adil, dan Berkelanjutan.”

“Upaya ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui pemanfaatan potensi daerah, pengembangan sektor unggulan, serta peningkatan daya saing ekonomi masyarakat,” tutup Bupati.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini