radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Jumat, 10 Juli 2026

Bupati Halut Desak Pelni Buka Trayek KM. Ngapulu ke Tobelo

RadarTimur.id, Tobelo — Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, mendesak pemerintah pusat dan PT. Pelni (Persero) agar segera membuka trayek kapal Pelni ke pelabuhan Tobelo.

Desakan ini disampaikan langsung dalam forum Pra-Rakor Penyelenggaraan Kewajiban Publik (PSO) Bidang Angkutan Laut Penumpang Kelas Ekonomi Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung secara daring, Senin (28/7/2025).

Rapat yang dipimpin Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan, Budi Mantoro, berlangsung dari Kantor Pusat PT. Pelni di Jakarta dan diikuti oleh para kepala daerah serta instansi perhubungan se-Indonesia.

Bupati Halut mengikuti kegiatan ini dari Ruang VIP Kantor Bupati Halut, didampingi Kepala Dinas Perhubungan Muhammad Asri Tapi Tapi, sejumlah pejabat Dishub Halut, serta Kepala UPP Pelabuhan Tobelo.

Dalam forum itu, Bupati Piet Hein menyampaikan fakta mengejutkan. Sejak Kabupaten Halmahera Utara dimekarkan pada 2003, belum pernah sekalipun kapal Pelni singgah di pelabuhan Tobelo.

“Dari peta sebaran yang dipaparkan tadi, kapal Pelni rata-rata hanya melayani wilayah selatan Maluku Utara. Bagian utara, termasuk Halmahera Utara, belum tersentuh sama sekali. Ini ketimpangan pelayanan publik,” tegas Piet Hein.

Menurut Bupati, arus penumpang dan barang di Pelabuhan Tobelo sangat tinggi, terutama menuju Bitung dan Ambon. Namun karena tidak ada kapal Pelni yang melayani rute ini, masyarakat hanya mengandalkan kapal penumpang biasa yang dinilai kurang aman dan tidak memadai, terutama saat lonjakan penumpang di musim libur dan hari besar keagamaan.

“Ini sangat mengganggu dari sisi keselamatan. Maka kami usulkan agar KM. Ngapulu dapat melayani pelabuhan Tobelo mulai tahun 2026,” katanya.

Bupati juga menjelaskan bahwa Halut memiliki dua pelabuhan aktif, yakni pelabuhan kontainer dan pelabuhan dermaga tol laut. Meskipun distribusi barang cukup lancar, angkutan penumpang masih terkendala.

Usulan Pemda Halut ini rupanya mendapat sambutan baik dari PT. Pelni. Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT. Pelni, Nuraini Dessy, mengatakan pihaknya akan meninjau kembali kelayakan pelabuhan Tobelo.

“Kami akan lakukan verifikasi lapangan. Jika seluruh persyaratan dipenuhi, besar kemungkinan KM. Ngapulu bisa beroperasi di Tobelo,” ujar Dessy.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini