Jumlah Penduduk Kepsul Naik, Disdukcapil Dorong Inovasi Layanan Lewat Grup WhatsApp
RadarTimur.id, Kepsul – Jumlah penduduk Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsuk) mengalami peningkatan signifikan pada semester I tahun 2025.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Namri Alwi menyebutkan, per Juni 2025 jumlah penduduk mencapai 101.368 jiwa, naik dari 100.635 jiwa pada Desember 2024. Artinya, ada kenaikan sebanyak 733 jiwa dalam enam bulan terakhir.
“Ini pertama kali sejak beberapa tahun terakhir, jumlah penduduk Kepsul mengalami peningkatan. Sebelumnya cenderung menurun karena faktor pindah keluar daerah,” kata Namri saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (29/7).
Namri mengungkapkan bahwa peningkatan tersebut tidak hanya berasal dari angka kelahiran, tetapi juga dari perpindahan penduduk yang masuk kembali ke Kepsul, “Ada juga warga Morotai yang dulu pindah ke luar, kini mulai kembali dan menetap,” tambahnya.
Lanjut dia, untuk meningkatkan akurasi dan kecepatan pencatatan peristiwa kependudukan, Disdukcapil Kepsul telah meluncurkan inovasi layanan berbasis teknologi. Salah satu terobosannya adalah membentuk Grup WhatsApp dengan aparatur desa.
“Kalau ada kelahiran atau kematian, aparat desa cukup lapor di grup. Kami langsung proses pencatatan dan kirim dokumen digital seperti PDF akta kelahiran atau kematian,” jelas Namri seraya mengatakan, novasi ini diberi nama PAHARA (Pencatatan Angka Kelahiran).
Menurut Namri, sistem ini terbukti memudahkan masyarakat yang tinggal di desa-desa terpencil. Meski begitu, diakui bahwa kesadaran masyarakat untuk mengurus dokumen kependudukan masih rendah, khususnya dalam hal pencatatan kelahiran dan kematian.
“Masyarakat tidak perlu datang ke kantor capil. Desa cukup kirim data dan kami langsung proses. Ini sangat membantu, terutama bagi warga yang kesulitan akses transportasi,” ujarnya.(ari)


Tinggalkan Balasan