Julkarnain Pina Cecar Kadis DKP
RadarTimur.id, Morotai – Sekretaris Komisi II DPRD Pulau Morotai, Julkarnain Pina, menanggapi keras pernyataan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Morotai, Jhon F. Tiala, terkait anjloknya harga ikan tuna di daerah tersebut.
Sebelumnya, Kadis DKP menyebut salah satu penyebab turunnya harga ikan tuna adalah masalah mobilitas transportasi laut yang tidak memadai. Namun, menurut Julkarnain, penjelasan tersebut tidak cukup, bahkan dinilai keliru.
“Penurunan harga ikan tuna ini juga akibat dari ketetapan tarif retribusi yang kebablasan. Sudah tahu ada kendala mobilisasi atau pengiriman ikan ke luar Morotai, tapi justru dikeluarkan kebijakan yang keliru dengan menaikkan tarif retribusi. Ini kan keliru,” tegas Julkarnain, Senin (25/8/2025).
Dia menilai, seharusnya Pemkab mencari solusi konkret agar transportasi pengiriman ikan berjalan lancar. Jika mobilitas terjaga, harga tuna akan stabil karena tidak terbebani biaya pemeliharaan yang tinggi.
“Rata-rata perusahaan pembeli ikan di Morotai punya keterbatasan kapasitas penampungan. Kalau transportasinya tidak lancar, pasti over capacity atau kelebihan daya tampung. Itu otomatis berpengaruh pada daya beli perusahaan,” jelasnya.
Sebagai solusi, Julkarnain menawarkan adanya skema jalur ekspor alternatif melalui Kabupaten Halmahera Utara. Pemerintah Daerah, katanya, bisa memfasilitasi pengiriman dengan menyediakan kuota kapal ferry ke Tobelo untuk selanjutnya dikirim melalui jalur kapal swasta seperti TEMAS dan TANTO.
“Ini bisa menjadi opsi jangka pendek untuk mengatasi stagnasi distribusi ikan dan menjaga harga tuna tetap stabil,” pungkasnya.(ksm)


Tinggalkan Balasan