radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Minggu, 30 Agustus 2026

Hadapi Kemarau, Forkopimda hingga Warga Morotai Gelar Sholat Istisqa

RadarTimur.id, Morotai — Menghadapi kondisi kemarau yang melanda Kabupaten Pulau Morotai, Polres Pulau Morotai bersama unsur Forkopimda, TNI, Polri dan masyarakat menggelar Sholat Istisqa untuk memohon turunnya hujan.

Sholat Istisqa berlangsung Sabtu (29/8/2026) pukul 07.30 WIT di Lapangan Apel Polres Pulau Morotai, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan. Kegiatan diawali dengan pembacaan sholawat, kemudian dilanjutkan dengan Sholat Istisqa, khotbah dan doa bersama.

Sholat dipimpin Ali Jumran Pina, selaku imam sekaligus khatib. Pelaksanaan berlangsung khidmat dengan seluruh peserta memanjatkan doa agar kemarau segera berakhir dan hujan turun membawa keberkahan bagi masyarakat.

Sejumlah pejabat daerah dan unsur TNI-Polri turut hadir, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Morotai Umar Ali, Kapolres Pulau Morotai AKBP Dedi Wijayanto, Dandim 1514/Morotai Letkol Inf Deni Rustandi Hidayat, serta Kajari Kabupaten Pulau Morotai Kristanto Trinoviandri.

Kegiatan juga diikuti perwakilan Batalyon TP 822/Satria Magawe, Lanal Pulau Morotai dan Lanud Leo Wattimena. Sedikitnya 15 personel Kodim 1514/Morotai, 15 personel Lanal Morotai, 15 personel Lanud Leo Wattimena, 15 personel Batalyon TP 822/Satria Magawe, 80 personel Polres Pulau Morotai dan sekitar 30 masyarakat mengikuti kegiatan tersebut.

Kapolres Pulau Morotai AKBP Dedi Wijayanto mengatakan, Sholat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun dan membawa keberkahan bagi masyarakat.

“Kita bersama-sama melaksanakan Sholat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa kepada Allah SWT agar diberikan hujan yang membawa keberkahan. Semoga kemarau yang terjadi segera berakhir dan kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi,” ujarnya.

Selain berdoa, dia mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan menjaga kebersamaan dalam menghadapi kondisi kemarau. Hujan yang diharapkan, kata dia, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan air, tetapi juga mendukung pertanian, perkebunan dan aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Mudah-mudahan melalui doa dan ikhtiar bersama ini, Allah SWT segera menurunkan hujan yang bermanfaat bagi masyarakat, pertanian, perkebunan maupun kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.(ksm)