radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Minggu, 12 Juli 2026

Gubernur Sherly Pake Cara Ini Disiplinkan ASN

RadarTimur.id, Sofifi — Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Hi. Sarbin Sehe kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan disiplin kerja aparatur sipil negara (ASN).

Senin (18/5), Pemprov secara resmi menerapkan sistem absensi biometrik terbaru berbasis Palm Vein di seluruh instansi pemerintah provinsi.

Inovasi ini merupakan bagian dari transformasi digital lanjutan setelah sebelumnya diterapkan sistem absensi android berbasis aplikasi SIABA. Namun, sistem lama dinilai masih rawan penyimpangan. Banyak ditemukan praktik manipulasi data kehadiran, seperti keterlambatan yang tidak tercatat, hingga pemberian izin tugas yang tidak sesuai prosedur oleh pejabat eselon III.

“Masih banyak pegawai datang terlambat, bahkan tidak hadir namun tetap tercatat hadir karena sistemnya mudah dimanipulasi. Ada juga kasus izin tugas diberikan hanya demi mendapatkan absen,” ungkap Gubernur Sherly Tjoanda dalam keterangannya.

Untuk menutup celah tersebut, Pemprov Malut kini mengandalkan teknologi Palm Vein yang memindai pola vena di telapak tangan ASN secara biometrik. Sistem ini dinilai lebih akurat, higienis, dan sulit dimanipulasi.

“Ini solusi modern untuk mencatat kehadiran ASN dengan lebih akurat. Dengan bukti konkret dan sistem yang tidak bisa dipalsukan, kedisiplinan kerja bisa lebih terjamin,” jelas Sherly.

Gubernur juga menambahkan bahwa pengembangan sistem absensi biometrik ini merupakan bagian dari strategi peningkatan kinerja pelayanan publik.

“Pengembangan sistem ini bertujuan agar ASN lebih disiplin, efisien, dan sigap dalam melayani masyarakat,” tutup Sherly.

Dalam peluncuran dan uji coba sistem ini, Gubernur Sherly turut didampingi oleh Kepala Dinas Kominfosan, Kepala Dinas ESDM, Kepala Dinas PMD, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan dan Kepala Biro Organisasi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini