KM Holy Marry Kandas di Pulau Ansahe, Diduga Human Error
RadarTimur.id, Morotai – Kapal penumpang KM Holy Marry yang berlayar dari Pelabuhan Imam Lastori menuju Ternate, kandas di perairan dangkal Pulau Ansahe, sekitar 1,2 mil laut dari Dermaga Daruba, Morotai, pada Senin (26/5/2025) malam sekitar Pukul 21.19 WIT.
Kapal yang melayani rute Daruba-Ternate tersebut bertolak dari Pelabuhan Imam Lastori Pukul 20.40 WIT dan sekitar pukul 21.19 WIT, mengalami insiden kandas setelah diduga karena jurumudi kehilangan kendali.
Berdasarkan pantauan langsung jurnalis RadarTimur.id yang turut berada dalam pelayaran tersebut, suasana sempat panik ketika kapal terasa berhenti mendadak akibat menabrak karang dangkal di sekitar Pulau Ansahe.
Insiden ini langsung diinformasikan ke Tim Basarnas dan KPLP Morotai dan dalam waktu tidak terlalu lama armada speed boat dikerahkan untuk dilakukan evakuasi.
Sebanyak 82 penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat ke Pelabuhan. Sementara 28 awak kapal, termasuk kapten dan kru, memilih tetap berada di kapal menunggu air pasang yang diperkirakan berlangsung sekitar Pukul 02.00-03.00 WIT.
Dalam keterangannya kepada awak media, Samsudin Kapten KM Holy Marry tidak menampik bahwa insiden ini terjadi karena kesalahan manusia. Bukan disebabkan olej alat navigasi yang rusak.
“Ini murni human error. Kesalahan terletak pada jurumudi kapal, bukan pada sistem navigasi. GPS dalam kondisi baik, bahkan kami sudah periksa tiga unit dan semuanya berfungsi normal. Waypoint kapal pun tak bermasalah. Kami sudah berlayar di rute ini selama hampir delapan tahun,” ungkap sang kapten.
Dia juga menegaskan bahwa keselamatan penumpang adalah prioritas utama. “Kami pastikan semua penumpang dalam keadaan baik. Kami juga akan mengembalikan uang tiket kepada seluruh penumpang sebagai bentuk tanggung jawab,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, kapal masih berada di lokasi kandas dan proses pengapungan sedang diupayakan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun insiden tersebut menjadi pengingat pentingnya kedisiplinan dan ketelitian dalam setiap pelayaran laut, terutama pada jalur-jalur yang sudah dikenal sekalipun.(ksm)


Tinggalkan Balasan