radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Sabtu, 11 Juli 2026

1.104 Calon Bintara Polisi Gugur di Seleksi Awal

RadarTimu.id, Ternate — Harapan ribuan pemuda dan pemudi untuk mengenakan seragam Bhayangkara harus tertunda. Sebanyak 1.104 peserta seleksi calon Bintara Polri di wilayah Polda Maluku Utara dinyatakan tidak memenuhi syarat dalam sidang penentuan hasil seleksi tahap awal yang berlangsung pada Rabu (28/5/2025) di Aula Mapolda Malut.

Sidang terbuka yang dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Waris Agono ini menjadi salah satu momentum paling krusial dalam rangkaian Penerimaan Terpadu Taruna Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2025.

Ribuan peserta dan orang tua mereka menanti dengan penuh harap, namun hanya sebagian kecil yang berhasil melangkah ke tahap berikutnya, Pemeriksaan Kesehatan Tahap II (Rikkes II).

Dari total 1.242 peserta jalur Bintara Polisi Tugas Umum (PTU), hanya 138 orang yang dinyatakan lolos ke tahap berikutnya. Ini berarti sebagian besar peserta harus menerima kenyataan pahit gagal di tahap awal.

Sementara pada jalur Bintara Brimob, dari 184 peserta, hanya 25 orang dinyatakan memenuhi syarat. Jalur Bintara Polair mencatat hasil yang lebih ketat lagi. Dari 16 peserta, hanya 3 orang yang lolos.

Data ini menggambarkan betapa ketatnya persaingan dalam rekrutmen Polri tahun ini, di mana seleksi dilakukan dengan pengawasan internal dan eksternal guna menjamin proses yang murni tanpa manipulasi.

Seleksi pada jalur Taruna Akpol juga menunjukkan angka kelolosan yang kecil. Dari 44 peserta, hanya 7 orang yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS), terdiri dari 6 pria dan 1 wanita. Sebanyak 37 peserta lainnya harus gugur di tahap awal ini.

Untuk jalur-jalur khusus, hasilnya pun tak jauh berbeda. Jalur Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) Hukum mencatat hanya 3 dari 6 peserta yang lolos. Jalur Rekpro dan Bakomsus Akuntansi, masing-masing hanya diikuti oleh satu peserta, dan keduanya berhasil melaju ke tahap berikutnya

Kategori Tamtama memberikan sedikit ruang optimisme. Dari 56 peserta, 32 orang dinyatakan lolos dan akan mengikuti tahap Rikkes II.

Kombes Pol Bambang mengatakan bahwa seluruh proses seleksi ini melibatkan pengawas internal dari Itwasda dan Bidpropam, serta pengawas eksternal dari Jaringan Pendamping Kebijakan dan Pembangunan Nasional (JP3M).

Keterlibatan berbagai pihak ini, lanjutnya, menjadi bukti nyata dari komitmen Polda Malut dalam mewujudkan rekrutmen yang profesional dan bersih.

“Kami melaksanakan seluruh proses seleksi ini dengan menjunjung tinggi prinsip BETAH Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis,” tegas Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol Bambang Suharyono dalam keterangannya kepada media.

Hadir dalam forum tersebut sejumlah Pejabat Utama Polda Malut, pengawas internal dari Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) dan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam), serta pengawas eksternal dari Jaringan Pendamping Kebijakan dan Pembangunan Nasional (JP3M).(ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini