radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Sabtu, 11 Juli 2026

Wisata Morotai Butuh Penanganan

RadarTimur.id, Morotai — Badan Pengurus Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Morotai (BP-HIPPMAMORO) Provinsi Maluku Utara mendesak Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai agar lebih serius dalam menangani kerusakan fasilitas di sektor pariwisata yang kian memprihatinkan.

Ketua Umum BP-HIPPMAMORO, Fandi Lukman, menyatakan bahwa Pulau Morotai yang dikenal sebagai “Mutiara di Bibir Pasifik” memiliki potensi wisata yang sangat besar. Keindahan alamnya, Morotai juga menyimpan nilai sejarah dari era Perang Dunia II yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Sayangnya kondisi beberapa destinasi wisata kini justru mengalami kerusakan yang cukup serius dan tidak diperbaiki oleh instansi terkait Pemkab Pulau Morotai.

“Keindahan alam Morotai meliputi pantai, laut, hingga pulau-pulau kecil , namun, kondisi beberapa destinasi wisata kini justru mengalami kerusakan yang cukup serius,” ujar Fandi, Selasa (10/6/2025).

Fandi menyoroti tiga lokasi wisata utama yang membutuhkan perhatian segera, yakni:

1. Pulau Tabailenge, yang terletak di Kecamatan Morotai Utara, mengalami abrasi pantai yang cukup parah. Kondisi ini mengancam daratan pulau dan fasilitas wisata yang ada di sekitarnya.

2. Tanjung Gorango, di Kecamatan Morotai Utara, memiliki fasilitas wisata yang rusak berat, seperti pendopo (rumah kecil) yang seharusnya menjadi tempat berteduh pengunjung.

3. Tanjung Amerika, di Kecamatan Morotai Jaya, ditelantarkan tanpa pemeliharaan yang layak, sehingga fasilitas umum di lokasi tersebut rusak dan tidak dapat dimanfaatkan oleh wisatawan.

Ia juga menyoroti minimnya fasilitas pendukung seperti tempat sampah, toilet umum, serta penginapan (homestay) yang memadai di berbagai lokasi wisata. Menurutnya, hal ini menunjukkan lemahnya keseriusan Pemerintah Daerah dalam memajukan sektor pariwisata.

“Seharusnya objek wisata di Morotai mendapat perhatian penuh dari Pemerintah Daerah, agar pendapatan asli daerah (PAD) bisa juga ditopang dari sektor pariwisata,” pungkasnya.(ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini