KM Tiga Putri Tenggelam Saat Berlabuh, Awak Kapal Selamat, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
RadarTimur.id, Pulau Taliabu– Kapal Motor (KM) Tiga Putri dilaporkan tenggelam di perairan Desa Pancuran, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, pada Sabtu malam, 19 Juli 2025, sekitar pukul 21.00 WIT.
Dari informasi yang dihimpun, kapal yang memuat sekitar 40 ton barang berupa kopra, cokelat, dan arang tempurung itu rencananya akan bertolak ke Luwuk pada Minggu siang (20/7), namun karam lebih dulu saat berlabuh di Jembatan Hol Bugis, Desa Pancuran.
Beruntung, seluruh anak buah kapal (ABK) yang berjumlah sembilan orang berhasil selamat. Namun seluruh muatan kapal dan barang bawaan pribadi, termasuk uang tunai sebesar Rp60 juta milik kru, tidak bisa diselamatkan.
ABK KM Tiga Putri, Mohlidin La Dana, menuturkan saat kejadian seluruh kru tengah berada di darat. Kapal yang saat itu berlabuh tiba-tiba miring, lalu terbalik dan tenggelam ke dasar laut tanpa sempat ada evakuasi.
“Kapal berlabuh di Jembatan Hol Bugis, tiba-tiba miring lalu terbalik dan tenggelam ke dasar laut. Tidak ada satu pun barang yang berhasil diselamatkan, termasuk uang tunai Rp60 juta,” ungkap Mohlidin kepada wartawan.
Dia menyebut, sebelum tenggelam, kapal terakhir memuat barang dari Desa Kawalo, kemudian bermalam di Desa Pancuran. Seluruh kru kapal kini telah berada di Desa Pancuran dalam kondisi selamat.
Kerugian akibat insiden ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, mengingat seluruh muatan dan barang pribadi ikut tenggelam bersama kapal.
Sementara itu, Kepala Bidang Penanganan Bencana BPBD Pulau Taliabu, Harjo Djanu, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan tim gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri telah berada di lokasi kejadian.
“Kami dari tim BPBD bersama TNI dan Polri sedang berada di TKP. Saat ini kapal masih berada di dasar laut dan belum ada muatan yang berhasil diangkat,” ujar Harjo singkat.


Tinggalkan Balasan