radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Jumat, 10 Juli 2026

Angka Kemiskinan di Malut Masih 77,27 ribu Orang

RadarTimur.id, Ternate –  Provinsi Maluku Utara (Malut) yang dikenal kaya akan sumber daya alam, khususnya di sektor pertambangan, ternyata masih bergulat dengan persoalan kemiskinan. Meski begitu, data terbaru menunjukkan tren yang menggembirakan, jumlah penduduk miskin di wilayah ini mengalami penurunan.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara, per Maret 2025 jumlah penduduk miskin tercatat sebanyak 77,27 ribu orang atau 5,81 persen dari total populasi. Angka ini turun sebesar 0,22 persen poin atau setara 2,40 ribu orang dibandingkan September 2024. Jika dibandingkan Maret 2024, penurunannya bahkan mencapai 0,51 persen poin atau sekitar 5,82 ribu orang.

Kepala BPS Maluku Utara, Simon Sapary, dalam keterangannya baru-baru ini, menyebutkan bahwa penurunan jumlah penduduk miskin terjadi baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

“Di perkotaan, penduduk miskin pada Maret 2025 sebanyak 23,13 ribu orang atau 5,95 persen. Ini turun dibandingkan September 2024 yang mencapai 24,21 ribu orang atau 6,27 persen,” jelas Simon.

Adapun di wilayah pedesaan, jumlah penduduk miskin tercatat sebanyak 53,14 ribu orang atau 5,76 persen, menurun dibandingkan September 2024 yang berjumlah 55,48 ribu orang atau 5,93 persen.

“Jumlah penduduk miskin di pedesaan menurun sekitar 1,34 ribu orang,” imbuhnya.

Secara historis, Simon menuturkan bahwa tingkat kemiskinan di Malut selama periode September 2014 hingga Maret 2025 bersifat fluktuatif. Kenaikan signifikan pernah terjadi antara Maret dan September 2020, saat pandemi Covid-19 melanda dan pembatasan mobilitas diberlakukan.

Namun, sejak Maret 2023, tren angka kemiskinan terus menurun secara konsisten hingga Maret 2025.

“Ini menunjukkan adanya perbaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat secara umum,” ujar Simon.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini