Nelayan Ikan Nila Minim Dukungan Pemkab
RadarTimur.id, Morotai – Daman Julkifli, nelayan asal Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kurangnya perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai terhadap usaha budidaya ikan air tawar.
Meski sudah menggeluti budidaya ikan nila selama kurang lebih 10 tahun, tapi kata dia, belum pernah mendapat dukungan berarti dari Pemkab khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Morotai.
Sejak memulai usaha, Daman tidak hanya membudidayakan ikan nila, tetapi juga menambah jenis ikan mas dan kakap tawar (Lutjanus argentimaculatus). Namun, seluruh proses ia jalankan dengan tambak sederhana tanpa konstruksi beton.
Daman mengaku sering kewalahan, terutama saat proses pemijahan hingga pemisahan benih dari indukan, “Modal terbatas apalagi tidak didukung oleh pamkab. Tapi tekad saya tidak surut,” ujarnya, Jumat (8/8/2025).
Dia juga menyoroti kinerja DKP Morotai yang dinilainya terlalu fokus pada sektor kelautan, khususnya tuna, sementara sektor budidaya perikanan air tawar kurang mendapat perhatian.
“Padahal usaha budidaya ini punya potensi besar dan bagian dari ketahanan pangan daerah,” tegasnya.
Menurut Daman, dukungan pemerintah berupa modal, pelatihan, dan akses pasar sangat dibutuhkan untuk mengembangkan usaha budidaya, apalagi bagi nelayan kecil yang berjuang secara mandiri.(ksm)


Tinggalkan Balasan