radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Kamis, 9 Juli 2026

Gubernur Sherly Lantik 48 Pejabat Eselon III dan IV

RadarTimur.id, Sofifi – Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda Laos secara resmi melantik 48 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi Malut. Pelantikan berlangsung di Aula Nuku, Lantai 2 Kantor Gubernur Malut, Sofifi, Senin (25/8/2025).

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Malut Nomor 800.1.3.3/Kep/ADM-MU/06/VIII/2025 dan Nomor 800.1.3.3/Kep/ADM-MU/07/VIII/2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan administrator dan pengawas di lingkungan Pemprov Malut. Proses ini juga telah mendapat persetujuan Tim Penilai Kinerja PNS.

Bertindak sebagai saksi, Sekretaris Daerah Provinsi Malut, Kepala Bidang Kepelabuhanan, serta Kepala Bidang Pembinaan dan Kesejahteraan Aparatur. Keabsahan pelantikan juga diperkuat dengan rekomendasi dan persetujuan dari sejumlah lembaga, antara lain Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 09382/R-AK.02.03/SD/K/2025 dan Nomor 11729/R-AK.02.03/SD/F/II/2025, serta Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.2.6/4635/OTDA tanggal 8 Agustus 2025.

Penandatanganan berita acara oleh Gubernur Sherly dan para saksi menjadi rangkaian penting dalam prosesi ini, sekaligus menandai keabsahan pejabat yang dilantik untuk menempati jabatan barunya

Dalam sambutannya, Gubernur Sherly menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari komitmennya untuk meningkatkan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).

“Sejak enam bulan menjabat, saya menilai kinerja masing-masing OPD. Produktivitas menjadi pertimbangan utama. Gubernur dan wakil gubernur adalah jabatan politis yang diberi waktu terbatas, sehingga kami membutuhkan ASN yang siap bergerak cepat membantu mewujudkan janji politik kami kepada masyarakat,” ujar Sherly.

Dia mengungkapkan, uji kompetensi dilakukan terhadap 591 ASN, namun hanya 200 yang berhasil melampaui passing grade, dan 48 di antaranya dilantik hari ini.

Sherly juga berpesan kepada para ASN agar bekerja dengan disiplin, proaktif, dan fokus pada hasil nyata untuk kesejahteraan masyarakat Maluku Utara.

“Bekerjalah proaktif, jangan manipulatif. Saya akan terus melakukan evaluasi demi perbaikan birokrasi. Ikuti bimtek, diklat, dan bekerja dengan orientasi pada output,” tegasnya.(ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini