GMKI Gandeng AIM ASEAN, Dorong Kader dan UMKM Kuasai Teknologi AI
RadarTimur.id, Jakarta – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) resmi menjalin kerja sama dengan AIM ASEAN by KUMPUL IMPACT melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).
Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas, jejaring, serta kompetensi kader dan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI).
Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis GMKI dalam merespons perkembangan teknologi digital yang semakin cepat, terutama dalam mendorong pemanfaatan AI untuk pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Melalui kolaborasi ini, GMKI bersama AIM ASEAN by KUMPUL IMPACT akan mendorong pelaksanaan pelatihan dan pengembangan keterampilan AI bagi pelaku UMKM, kader GMKI, dan masyarakat. Materi pelatihan akan diarahkan pada kebutuhan praktis, seperti menemukan ide dan inovasi produk, membuat desain serta materi promosi, menyusun strategi pemasaran, memproduksi konten digital, hingga meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha.
Kabid Ekonomi Kreatif PP GMKI, Donius Hulu, mengatakan perkembangan AI harus dipandang sebagai peluang untuk memperkuat kapasitas kader sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“AI tidak boleh hanya menjadi teknologi yang kita kenal, tetapi harus menjadi alat yang dapat kita manfaatkan untuk menciptakan inovasi, meningkatkan produktivitas, dan membuka peluang ekonomi baru. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan kader GMKI dan masyarakat memiliki ruang untuk belajar, beradaptasi, dan memanfaatkan AI secara produktif,” ujar Donius Hulu, Sabtu (29/8/2026).
Menurut Donius, pengembangan kompetensi digital menjadi semakin penting di tengah perubahan dunia kerja dan pertumbuhan ekonomi digital. Kader GMKI diharapkan tidak berhenti sebagai pengguna teknologi, tetapi mampu berkembang menjadi inovator sekaligus penggerak ekonomi di tengah masyarakat.
Kerja sama ini sekaligus menjadi upaya menghadirkan ruang belajar yang relevan dengan kebutuhan zaman. Penguasaan teknologi diharapkan dapat membuka ruang baru bagi kader dan masyarakat untuk menciptakan inovasi, mengembangkan usaha, serta menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.
GMKI memandang teknologi bukan sekadar alat, melainkan peluang untuk menciptakan nilai, membuka lapangan usaha, dan meningkatkan daya saing masyarakat. Karena itu, kolaborasi dengan AIM ASEAN by KUMPUL IMPACT diharapkan menjadi pintu masuk bagi lahirnya lebih banyak kader dan pelaku UMKM yang adaptif, kreatif, inovatif, serta mampu memanfaatkan AI secara produktif.(val)

