Gandeng Komunitas Soccer, Farijal S. Teng Serap Aspirasi Warga Kota Ternate
RadarTimur.id, Ternate– Anggota DPRD Kota Ternate, Farijal S. Teng, memanfaatkan momentum reses masa sidang III tahun 2025 untuk turun langsung menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
Kali ini, Farijal menggandeng komunitas Soccer dan menggelar reses di Warkop Soccer, Kelurahan Stadion Gelora Kie Raha (GKR), Kecamatan Ternate Tengah, Jumat (11/09/2025).
Dalam kesempatan itu, Farijal menegaskan bahwa reses merupakan kegiatan wajib anggota DPRD untuk mendengar langsung kebutuhan dan persoalan masyarakat di lapangan.
“Reses ini bukan hanya formalitas, tetapi ruang bagi warga menyampaikan masalah yang mereka alami sehari-hari. Kami hadir untuk mencatat, mendengar, dan menindaklanjuti,” ujarnya di hadapan peserta yang terdiri dari sejumlah organisasi kepemudaan Cipayung, insan pers, serta masyarakat sekitar.
Suasana reses berjalan cukup hangat. Warga yang hadir memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan keluhan dan usulan terkait berbagai persoalan publik. Beberapa isu yang mencuat antara lain tumpukan limbah ikan di Pasar Higienis yang menimbulkan bau menyengat dan mencemari lingkungan dan pemanfaatan lantai dua pasar yang dijadikan kamar secara tidak semestinya.
Kemudian persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang kerap langka dan mahal, hingga keluhan mengenai pungutan retribusi parkir yang dinilai tidak transparan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Farijal berjanji akan segera menindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama dinas-dinas terkait.
“Semua masalah yang disampaikan sudah saya catat. Jika benar tidak direspons secara baik oleh instansi teknis dan bertentangan dengan regulasi, maka Komisi II DPRD Kota Ternate akan segera turun tangan. Kami tidak akan membiarkan masalah ini berlarut,” tegasnya.
Menurut Farijal, isu yang diangkat warga sangat relevan dengan kepentingan daerah, khususnya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dia menilai, kebocoran retribusi atau pengelolaan pasar yang tidak sesuai aturan bisa berdampak langsung pada penerimaan daerah, “Kita bicara bukan hanya soal kenyamanan masyarakat, tetapi juga soal potensi PAD. Jika pengelolaan tidak benar, maka daerah yang rugi. Ini yang harus kita benahi bersama,” tambahnya.
Kegiatan reses ini sekaligus memperlihatkan pendekatan berbeda yang dilakukan Farijal. Komunitas olahraga bagi dia, bisa menjadi ruang yang produktif untuk menghubungkan aspirasi publik dengan wakil rakyat.
“Komunitas seperti Soccer ini adalah bagian dari denyut nadi masyarakat kota. Kehadiran mereka penting untuk menyampaikan suara anak muda, karena pembangunan daerah juga harus berpihak pada generasi yang akan datang,” pungkas Farijal.
Reses yang berlangsung hingga malam hari itu ditutup dengan diskusi santai. Warga berharap hasil dari pertemuan ini tidak berhenti sebatas catatan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kebijakan yang berpihak kepada masyarakat Kota Ternate.(and)


Tinggalkan Balasan