radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Rabu, 10 Juni 2026

Forum Rektor PTNU Lantik Kepengurusan Baru, Dorong Penguatan Riset Kolaboratif

RadarTimur.id, Jakarta — Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) turut serta dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang berlangsung selama dua hari.

Kegiatan ini menjadi momentum penguatan kolaborasi riset dan peningkatan mutu pendidikan tinggi di lingkungan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) se-Indonesia itu berlangsung dari Senin–Selasa, 8–9 Juni 2026, di Gedung PBNU, Jakarta.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Forum Rektor Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (FR-PTNU) resmi melantik kepengurusan baru. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Ketua PBNU KH. M. Nizar Ali, para rektor PTNU, serta sejumlah tokoh pendidikan tinggi Nahdlatul Ulama.

Pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan dilakukan oleh Faishol Aminuddin yang menandai dimulainya masa bakti kepengurusan baru Forum Rektor PTNU.

Dalam sambutannya, Ainun Na’im menegaskan Kepengurusan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antarperguruan tinggi NU dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi nasional maupun global.

Lanjut dia, pentingnya PTNU membangun kekuatan kolektif sebagai “jamaah” akademik yang berwibawa dan bermanfaat bagi masyarakat.

“PTNU harus menjadi jamaah yang berwibawa dan memberikan manfaat bagi yang lain. Kehadiran kita harus menjadi bagian dari solusi bagi persoalan umat, bangsa, dan kemanusiaan,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan bahwa dalam rapat Forum Rektor sebelumnya telah disepakati penguatan riset berbasis kolaborasi antar-PTNU agar penelitian tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan menghasilkan dampak yang lebih luas bagi pembangunan nasional.

Selain penguatan riset, FR-PTNU juga mendorong perluasan kerja sama dengan berbagai lembaga strategis, termasuk Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. Kolaborasi tersebut diharapkan membuka akses lebih luas terhadap pengembangan sumber daya manusia, beasiswa, serta pendanaan riset bagi dosen dan mahasiswa PTNU.

Ainun Na’im juga menekankan pentingnya perbaikan tata kelola (governance) di lingkungan PTNU sebagai fondasi utama membangun kepercayaan dan profesionalisme institusi.

Sementara itu, Ketua PBNU KH. M. Nizar Ali menyampaikan apresiasi atas komitmen Forum Rektor PTNU dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi Nahdlatul Ulama.

Dia berharap FR-PTNU dapat menjadi wadah kolaboratif yang efektif dalam pengembangan pendidikan, riset, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat.(ard)