Halut Perkuat Transformasi Pendidikan, Luncurkan Peta Jalan Literasi dan Numerasi
RadarTimur.id, Tobelo – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) memperkuat agenda transformasi pendidikan dengan meluncurkan Peraturan Bupati tentang Peta Jalan Literasi dan Numerasi Tahun 2026–2030 yang dirangkaikan dengan Kick-Off Program MI KREASI Tahun Kedua.
Kegiatan yang berlangsung di Greend Land Hotel Tobelo, Rabu (22/7/2026), itu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) Halut, Kasman Hi Ahmad.
Wabup Kasman menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus dijalankan secara konsisten. Pasalnya, penguatan literasi dan numerasi menjadi fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing.
“Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan memastikan seluruh peserta didik memiliki kompetensi dasar literasi dan numerasi. Ini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Wabup Kasman menjelaskan, Peta Jalan Literasi dan Numerasi 2026–2030 disusun sebagai arah kebijakan yang akan menjadi pedoman bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), satuan pendidikan, mitra pembangunan, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Halut.
Agar implementasinya berjalan optimal, dia meminta seluruh OPD yang tergabung dalam kelompok kerja (Pokja) segera menindaklanjuti rekomendasi yang telah disusun melalui program kerja tahunan yang terukur serta didukung alokasi anggaran yang memadai. Sinergi lintas sektor, kata dia, menjadi kunci agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Lanjutnya, di sisi lain, pemerintah daerah juga mendorong seluruh kepala sekolah mengikuti pendampingan melalui Program MI KREASI Tahun Kedua. Program ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah sehingga berdampak pada peningkatan capaian Rapor Pendidikan maupun hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA).
Dia juga mengatakan, keberhasilan transformasi pendidikan juga sangat bergantung pada peningkatan kapasitas guru. Karena itu, pelatihan dan pengembangan kompetensi tenaga pendidik harus terus diperkuat agar proses pembelajaran semakin efektif dan berpusat pada kebutuhan peserta didik.
“Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga oleh komitmen seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, saya mengajak seluruh kepala sekolah, guru, OPD, serta mitra pembangunan untuk bersama-sama mengawal implementasi Peta Jalan Literasi dan Numerasi ini demi terwujudnya generasi Halmahera Utara yang cerdas, unggul, dan berdaya saing,” tegasnya.(val)

