Polres Ternate Selidiki Kebakaran Rahma Grosir, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar
RadarTimur.id, Ternate – Polres Ternate melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menyusul kebakaran yang menghanguskan Ruko Rahma Grosir di RT 012/RW 003, Kelurahan Bastiong Talangame, Kecamatan Ternate Selatan, Sabtu (25/7/2026) malam.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik pada instalasi di lantai dua bangunan.
Kasi Humas Polres Ternate, IPDA Sudirjo, mewakili Kasat Reskrim AKP Bakry Syahruddin, mengatakan kebakaran dilaporkan sekitar pukul 20.00 WIT. Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel piket yang terdiri dari SPKT, Satreskrim, dan Unit Identifikasi langsung menuju lokasi untuk mengamankan TKP, melakukan olah TKP, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Salah satu saksi, Teja Arum alias Mas Eja, mengaku pertama kali mencium aroma kabel terbakar saat melayani pembeli di gerobaknya yang berada tepat di depan ruko. Saat memeriksa keadaan, ia melihat asap disertai api mulai keluar dari dalam bangunan.
“Melihat api mulai membesar, saya langsung berteriak meminta pertolongan sehingga warga berdatangan membantu memadamkan api,” ujarnya.
Saksi lainnya, Muhammad Danil, mengatakan dirinya bersama warga melihat asap keluar dari ventilasi lantai dua. Mereka kemudian masuk melalui bangunan di sebelah barat dengan memecahkan kaca jendela dan mendobrak pintu balkon.
Setelah berhasil masuk, mereka mendapati kepulan asap tebal dan menemukan kotak sekring listrik di lantai dua dalam kondisi meleleh. Warga kemudian berupaya memadamkan api sambil mengevakuasi sejumlah barang dari dalam bangunan.
Sementara itu, petugas keamanan Bank BNI Bastiong, Amiruddin, mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah mendengar keributan dari luar gedung. Ia kemudian segera menghubungi petugas pemadam kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepatnya.
Pemilik bangunan, H. Rusdi Hi. Didin, mengungkapkan saat kebakaran terjadi dirinya sedang menghadiri acara tahlilan. Ia baru mengetahui insiden itu setelah menerima telepon dari istrinya yang mengabarkan ruko miliknya terbakar.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting arus listrik pada instalasi di lantai dua bangunan. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.
IPDA Sudirjo turut menyampaikan keprihatinan atas musibah tersebut sekaligus mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha serta tidak meninggalkan peralatan elektronik dalam keadaan menyala tanpa pengawasan.
“Saat ini Polres Ternate masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Kami juga mengimbau masyarakat agar secara berkala memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna mencegah terjadinya peristiwa serupa,” tutupnya.(ard)

