radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Minggu, 4 Oktober 2026

Kemarau Berkepanjangan, Polres Morotai Imbau Warga Cegah Kebakaran Lahan

RadarTimur.id, Morotai – Menghadapi musim kemarau berkepanjangan yang menyebabkan banyak kawasan menjadi kering dan rawan terbakar, Polres Pulau Morotai mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Kapolres Pulau Morotai, AKBP drh. Dedi Wijayanto, mengatakan kondisi cuaca panas dan minim curah hujan meningkatkan risiko kebakaran, terutama di kawasan perkebunan, lahan kosong, semak belukar, hingga hutan.

Menurutnya, kebakaran kerap dipicu oleh kelalaian manusia, seperti membuang puntung rokok yang masih menyala, membakar sampah sembarangan, maupun membuka lahan dengan cara membakar.

“Mengingat situasi kemarau yang berkepanjangan, potensi terjadinya kebakaran sangat tinggi di berbagai areal yang mudah terbakar. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama melakukan pencegahan demi keselamatan kita semua,” ujar Kapolres, Sabtu (25/7/2026).

Kapolres menegaskan masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Dalam kondisi vegetasi yang mengering, api dapat dengan cepat menjalar dan sulit dikendalikan, terlebih saat disertai tiupan angin.

Dia juga mengingatkan warga agar tidak membuang puntung rokok di semak-semak, kebun, pinggir jalan, maupun lokasi kering lainnya. Selain itu, aktivitas membakar sampah perlu dihindari apabila berpotensi menyebabkan api merambat ke lingkungan sekitar.

“Api kecil dapat menjadi bencana besar. Jangan menganggap sepele sumber api sekecil apa pun, terutama saat cuaca panas dan kering seperti sekarang,” tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan, Kapolres telah menginstruksikan seluruh jajaran Polres Pulau Morotai, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk aktif memberikan edukasi kepada masyarakat di desa-desa binaan.

Personel di lapangan juga diminta memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa dan unsur terkait, menyampaikan pesan-pesan pencegahan kebakaran, serta memasang imbauan di titik-titik yang dinilai rawan munculnya kebakaran.

Lanjut dia, Polres Pulau Morotai berharap keterlibatan seluruh elemen masyarakat dapat mencegah munculnya titik api dan meminimalkan risiko kebakaran yang mengancam keselamatan warga, permukiman, perkebunan, serta kelestarian lingkungan.

Apabila menemukan titik api atau mengetahui adanya kebakaran, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, Polsek, Polres terdekat, maupun instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 untuk melaporkan kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian.

“Mari bersama-sama menjaga lingkungan, melindungi diri dan keluarga, serta mewujudkan Pulau Morotai yang aman, nyaman, dan terhindar dari bencana kebakaran. Jangan membuka lahan dengan cara membakar dan selalu waspada terhadap sumber api,” pungkas AKBP Dedi Wijayanto.(ksm)