Pulang dari Tiongkok, Kades Galao Siap Terapkan Pertanian Berbasis Teknologi
RadarTimur.id, Halut – Pulang dari Tiongkok, Kepala Desa Galao, Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Hiar Nurdin Kofia, membawa misi baru.
Ilmu dan pengalaman yang diperolehnya selama mengikuti Pelatihan Kader Desa Indonesia selama 21 hari akan diterapkan untuk mendorong pembangunan Desa Galao.
Hiar mengikuti kegiatan tersebut sejak 14 Juli hingga 4 Agustus 2026. Selama berada di Tiongkok, dia mempelajari berbagai pola pembangunan desa, terutama pengembangan pertanian dengan dukungan teknologi modern.
Menurut Hiar, pengalaman tersebut membuka perspektif baru mengenai bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat kemandirian masyarakat desa.
“Banyak sekali ilmu yang kita dapatkan di sana. Sekarang saatnya kembali bergerak untuk desa, membangun semangat yang baru, dan mewujudkan apa yang telah kita pelajari bersama warga Desa Galao,” ujar Hiar, Selasa (11/8/2026).
Program Pelatihan Kader Desa Indonesia tersebut merupakan kegiatan yang mendapat undangan resmi dari Kementerian Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok. Pelaksanaannya dilakukan oleh Pusat Layanan Kerja Sama Internasional di bawah Kementerian Pertanian dan Urusan Perdesaan Republik Rakyat Tiongkok, dengan koordinasi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal bersama Kedutaan Besar Tiongkok di Jakarta.
Seluruh kebutuhan kegiatan, mulai dari perjalanan, akomodasi hingga pelatihan, dibiayai Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok.
Lebih dari itu, dia melihatnya sebagai kesempatan untuk mempelajari langsung praktik pembangunan desa yang dapat diadaptasi sesuai kondisi dan potensi lokal.
“Yang kita lihat dan pelajari di sana tentu tidak semuanya bisa diterapkan begitu saja. Tetapi ada banyak hal yang bisa kita sesuaikan dengan kondisi Desa Galao,” katanya.
Dia mengatakan sektor pertanian menjadi salah satu bidang yang akan mendapat perhatian. Penerapan teknologi, menurutnya, harus diarahkan untuk membantu masyarakat meningkatkan hasil produksi sekaligus mengelola potensi desa secara lebih efektif.
Hiar juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria, serta seluruh jajaran Kemendes PDT atas dukungan yang diberikan sehingga dirinya dapat mengikuti kegiatan tersebut hingga selesai.
“Atas segala dukungan dan arahan yang diberikan, saya menyampaikan terima kasih. Saya bisa mengikuti kegiatan hingga selesai dan kembali ke tanah air dengan selamat serta membawa banyak inspirasi untuk pembangunan desa,” ungkapnya.
Sepulang dari Tiongkok, Hiar kini ingin memastikan pengalaman yang diperolehnya tidak berhenti sebagai pengetahuan pribadi karena dia berkomitmen membagikannya kepada masyarakat dan secara bertahap menerapkan hal-hal yang dinilai sesuai dengan kebutuhan Desa Galao.
Dia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi awal untuk menghadirkan pola pembangunan desa yang lebih inovatif, produktif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Langkah ini kita lakukan demi membawa perubahan yang nyata dan berarti, serta mewujudkan Desa Galao yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera ke depan,” pungkasnya.(val)



