radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Jumat, 14 Agustus 2026

Bupati Rusli Resmi Buka MUSDA III MUI Kabupaten Pulau Morotai

RadarTimur.id, Morotai — Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua resmi membuka Musyawarah Daerah (MUSDA) III Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pulau Morotai periode 2026–2031, Kamis (13/8/2026).

Pembukaan MUSDA menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara ulama dan pemerintah dalam pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menilai pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus berjalan seiring dengan penguatan nilai keagamaan, moral, dan kehidupan sosial masyarakat.

Dalam sambutannya, Rusli Sibua menyampaikan MUSDA III MUI bukan sekadar forum untuk memilih kepengurusan baru, tetapi menjadi ruang evaluasi sekaligus penyusunan arah program organisasi untuk lima tahun ke depan.

Menurut Bupati Rusli, forum tersebut memiliki sejumlah agenda strategis, mulai dari mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya, memilih pengurus MUI periode 2026–2031, hingga menyusun program kerja yang mampu menjawab kebutuhan umat dan masyarakat Morotai.

“Pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan manusia dan kehidupan sosial-keagamaan juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan Morotai yang unggul, adil, dan sejahtera,” tegas Bupati Rusli.

Bupati Rusli menekankan pentingnya peran MUI sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia. MUI diharapkan terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang berakhlak, toleran, memiliki semangat gotong royong, serta mampu menjaga kehidupan sosial yang harmonis.

Selain itu, MUI diharapkan dapat menjadi benteng pembinaan umat sekaligus perekat persatuan dan kerukunan masyarakat di Kabupaten Pulau Morotai.

Terkait dinamika pemilihan kepengurusan dalam MUSDA, Rusli mengingatkan seluruh peserta agar menyikapi setiap perbedaan pandangan secara bijak dan dewasa. Perbedaan pilihan, menurutnya, merupakan bagian dari proses musyawarah organisasi dan tidak boleh berkembang menjadi sumber perpecahan.

“Siapa pun yang nantinya terpilih memimpin MUI Kabupaten Pulau Morotai harus mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat demi kemaslahatan bersama,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan MUSDA III MUI Kabupaten Pulau Morotai.

MUSDA tersebut turut dihadiri unsur Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Pulau Morotai, Kesbangpol, Dinas Perpustakaan, Danlanal Pulau Morotai, Polres Pulau Morotai, Kodim 1514 Morotai, Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai, BNN Kabupaten Pulau Morotai, Kementerian Haji dan Umrah, serta mantan Wakil Bupati Pulau Morotai.(ksm)