radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Jumat, 21 Agustus 2026

Ekskavator Diduga Milik PT Intim Kara Melintas di Jalan Umum, Warga Soroti Keselamatan dan Kerusakan Jalan

RadarTimur.id, Halsel — Mobilisasi alat berat yang diduga berkaitan dengan aktivitas PT Intim Kara menuai sorotan warga setelah sebuah ekskavator terlihat melintas di jalan umum dari arah Songa menuju lokasi pekerjaan di Desa Tawa Kecamatan Bacan Timur Tengah.

Aktivitas tersebut terekam dalam video yang beredar di media sosial. Warga mempertanyakan langkah mobilisasi alat berat yang melintas langsung di atas jalan hotmix, bukan menggunakan truk pengangkut sebagaimana prosedur yang semestinya.

Selain berpotensi merusak permukaan jalan, keberadaan ekskavator di badan jalan juga dinilai dapat mengganggu dan membahayakan pengguna jalan lainnya. Terlebih, mobilisasi tersebut disebut tidak mendapat pengawalan Patwal Lalu Lintas.

Warga menilai persoalan ini perlu menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, khususnya Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba. Pihak perusahaan disebut telah mendapat teguran agar mobilisasi alat berat dengan cara serupa tidak kembali dilakukan.

Teguran tersebut dinilai penting mengingat jalan yang dilalui merupakan fasilitas umum yang dibangun menggunakan anggaran besar. Kerusakan akibat aktivitas alat berat pada akhirnya berpotensi menjadi beban pemerintah dan masyarakat.

Masyarakat berharap perusahaan dapat menjalankan mobilisasi alat berat sesuai ketentuan, termasuk menggunakan kendaraan pengangkut yang sesuai serta memperhatikan keselamatan pengguna jalan.

Sorotan warga juga mencuat setelah dalam video tersebut terlihat seorang pekerja memberikan respons terhadap teguran. Pekerja itu menyampaikan kepada pihak yang ingin menyampaikan keluhan agar langsung datang ke mess perusahaan.

Pernyataan tersebut kemudian menjadi bagian dari perhatian masyarakat. Warga meminta komunikasi antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat dilakukan secara terbuka agar setiap persoalan di lapangan dapat diselesaikan dengan baik.

Masyarakat juga berharap pemerintah daerah tidak hanya memberikan teguran, tetapi memastikan aktivitas mobilisasi alat berat benar-benar mengikuti prosedur dan tidak menimbulkan kerugian terhadap fasilitas publik.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Intim Kara belum memberikan keterangan resmi terkait mobilisasi ekskavator tersebut maupun alasan alat berat melintas langsung di jalan umum.(ard)