Tiser Teby Nilai Piet Hein Babua Layak Pimpin Golkar Halut
RadarTimur.id, Jakarta — Mantan pengurus Partai Golkar Halmahera Utara (Halut), Tiser Teby, menilai Piet Hein Babua memiliki kapasitas dan relevansi kuat untuk memimpin Partai Golkar Kabupaten Halmahera Utara ke depan.
Penilaian itu didasarkan pada pengalaman politik, kapasitas pemerintahan, serta arah pembangunan yang dijalankan Piet selama memimpin Halut.
Menurut Tiser, salah satu agenda yang memperkuat alasan tersebut adalah dorongan terhadap hilirisasi, khususnya pengembangan komoditas kelapa.
Hilirisasi dinilai tidak lagi sekadar jargon pembangunan, tetapi menjadi strategi untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, membuka lapangan pekerjaan, menarik investasi, dan memperbesar manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Halmahera Utara tidak cukup hanya menjadi daerah penghasil bahan mentah. Kita harus mampu mengolah potensi yang ada menjadi produk bernilai tambah sehingga manfaat ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Tiser.
Dia menilai arah pembangunan yang didorong Piet memiliki irisan dengan agenda hilirisasi pemerintah pusat. Kemampuan menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam program daerah, kata Tiser, menjadi modal penting apabila Bupati Halut ini dipercaya memimpin Golkar Halut.
“Piet Babua merupakan sosok penting dalam program hilirisasi di Halmahera Utara. Apa yang dilakukan pemerintah daerah hari ini sejalan dengan agenda besar pemerintah pusat,” katanya.
Tiser juga melihat kombinasi pengalaman politik dan pemerintahan Piet sebagai keunggulan tersendiri bagi Golkar Halut. Menurut dia, partai politik tidak hanya dituntut memenangkan kontestasi, tetapi juga harus mampu menghadirkan gagasan pembangunan yang konkret.
“Sebagai Ketua Harian Golkar Halut dan Bupati Halmahera Utara aktif, beliau memiliki pengalaman untuk memahami bagaimana cita-cita partai dapat diterjemahkan menjadi kebijakan pemerintah yang berdampak langsung kepada masyarakat,” jelasnya.
Selain hilirisasi, Tiser menyoroti pentingnya hubungan antara pemerintah daerah, struktur Partai Golkar, dan pemerintah pusat. Ia menyinggung posisi Bahlil Lahadalia yang memiliki peran dalam agenda hilirisasi nasional sekaligus posisi penting di Partai Golkar. Menurutnya, komunikasi tersebut dapat diperkuat untuk memperjuangkan kebijakan, investasi, dan program strategis bagi Halmahera Utara.
“Ini bukan semata-mata soal kedekatan politik. Yang lebih penting adalah bagaimana hubungan tersebut dapat digunakan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Halmahera Utara, terutama dalam mendapatkan dukungan kebijakan, investasi, dan program strategis pemerintah pusat,” ujar Tiser.
Dia juga menilai keterlibatan Piet dalam forum akademik dan kerja sama dengan perguruan tinggi dapat memperkuat arah pembangunan Halut.
Atas pertimbangan tersebut, Tiser berharap kader dan jajaran Partai Golkar Halut mempertimbangkan Piet Hein Babua secara objektif sebagai calon ketua.
“Dengan alasan-alasan tersebut, saya berharap Golkar Halmahera Utara secara sadar, rasional dan tegas dapat menetapkan Piet Hein Babua sebagai nahkoda baru. Menurut saya, itu merupakan pilihan yang tepat,” tegasnya.(val)

