radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Kamis, 9 Juli 2026

Mengganggu Kenyamanan Jalan Sekolah, Siswa SMK Kesehatan Minta PLTS Juanga Bertanggung Jawab

RadarTimur.id, Morotai – Siswa SMK Kesehatan Safa Atthiyyah Morotai melayangkan kritik keras terhadap aktivitas mobilisasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Juanga.

Para siswa bahkan menulis pesan di papan nama sekolah yang berisi tuntutan agar pihak PLTS bertanggung jawab atas kerusakan jalan masuk sekolah, Minggu (14/9/2025).

Kerusakan jalan yang dituding akibat lalu-lalang truk pengangkut BBM milik PLTS Juanga itu kerap memicu kecelakaan tunggal. Banyak siswa yang menggunakan sepeda motor terpaksa menghindari lubang besar di depan gerbang sekolah, namun justru terperosok dan terjatuh karena kondisi jalan yang rusak parah dan tergenang air.

Salah seorang siswa, berinisial AD, menuturkan bahwa perbaikan jalan selama ini lebih banyak dilakukan oleh pihak sekolah bersama para siswa melalui kerja bakti. Namun upaya itu kembali sia-sia ketika kendaraan berat milik PLTS melintas.

“Jalan di depan sekolah sering kami timbun, tapi kalau sudah dilewati truk BBM PLTS, rusak lagi. Pihak PLTS sering melihat kami kerja bakti, tapi mereka tidak pernah ikut memperbaiki. Harusnya ada tanggung jawab dari mereka,” tegas AD.

Para siswa berharap pihak PLTS Juanga segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki jalan tersebut. Mereka juga memasang spanduk agar pesan protes bisa terbaca jelas oleh pihak perusahaan.

“Kami hanya ingin lubang besar di depan sekolah ditutup, karena sangat mengganggu aktivitas belajar dan keselamatan siswa. Kami juga berharap pemerintah daerah dan dinas terkait bisa turun tangan serta menegur pihak PLTS,” pungkas AD.(ksm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini